Pijatan Nikmat Sang CEO
"Keberanian. Bukan ketiadaan ketakutan, tapi keputusan untuk tetap melangkah meskipun takut."
Arissa merasakan matanya mulai berkaca-kaca. "Aku masih takut, Nate. Setiap hari. Aku takut membuka diri terlalu banyak, takut mempercayai terlalu dalam, takut merasakan terlalu kuat."
"Aku tahu," Nathaniel mendekat, tangannya lembut menyentuh pipi Arissa. "Dan tidak apa-apa untuk takut. Yang penting kau tidak membiarkan ketakutan itu menahanmu dari hidup."