Istri yang Kau Siakan Ternyata Anak Sultan
“Hey, aku bercanda. Kalian ini menganggapnya serius sekali. Aku sumpah tak tahan untuk ketawa melihat wajah cengo kalian barusan. Kupikir kalian takkan terkecoh dengan candaan tadi. Jelas-jelas aku sudah bilang bahwa misalkan, itu hanya perumpamaan bukan beneran, astaga.”
Joshua langsung menatap Feyana dengan sebal. Sakit lengannya dijadikan samsak pukulan oleh Feyana hanya karena tertawa yang menurutnya tidak lucu.
“Kalaupun memang iya, sepertinya aku akan menolak. Meskipun Kak Feyana cantik, tapi umur kita terlalu jomplang. Daripada denganku, mending dengan kakakku saja. Ya, kan, Bang?” seloroh Jerome yang akhirnya menimpali gurauan itu.
Bab Populer