Maju Mundur Kena Duda Anak Satu
“Tersenyumlah, jangan sampai kamu terlihat tidak bahagia. Saat ini sudah banyak wartawan yang sedang menunggu kabar baik dari kita.“
“Apa menurut kamu aku bisa tersenyum saat kamu melakukan hal seperti ini kepadaku?“ tukas Jiya dengan ekspresi dingin di wajahnya.
“Jika kamu tidak bisa senyum sepenuh hati, maka berpura-puralah tersenyum,” sahut Raka sambil kembali berdiri tegak, lalu mendorong kursi roda yang diduduki Jiya keluar dari kamar itu
“Mas, apakah kamu yakin ingin melakukan hal ini?“ tanya Jiya sambil mendongakkan kepalanya menatap ke arah Raka.
“Tentu saja. Apakah kamu pernah mendengar istilah jawa 'witing tresno jalaran soko kulino'? Aku percaya dengan hal itu, maka kamu juga haru
Hot Chapters