Can I Call You BABY ?
Tapi apalah daya, aku hanya penipu amatiran, kedok senyum palsu ku sangat mudah untuk dibongkar.
Tapi, mau jujur juga aku malu. Sudah tanggung. Masih mending jika mereka menghiburku, bagaimana kalau mereka malah mengejek ku nantinya? Dengan berkata bahwa aku sok sokan bermuka dua.
"Gakpapa, Astagfirallah! Kenapa sih kalian ini?" Ya, aku rasa aku masih bisa beralibi.
"Bahagia lo tuh gak biasa Ley."