Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

⚠️⚠️21++ Bukan bacaan di bawah umur, harap bijak dalam memilih bacaan. "Oukh, Ken ...." "Aku tahu kamu pasti menginginkanku," "Ken, lebih dalam lagi," mendesis seraya meremas bahu Ken Anyu. "Milikmu sangat sempit dan nikmat," puji Ken. Di balik pintu ruangan kerja desahan mereka terdengar disertai decitan meja kerja. Gea meremas jemari tangannya, dia sangat membenci sepupunya yang merebut hati calon suaminya itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kunikahi Ayahmu

“Datanglah ke Rumah Sakit Insan Harapan, kamar no. 05. Ada pertunjukan yang sangat mengasyikkan untukmu, Irisha ....” Satu pesan misterius itu menghancurkan semua impian Irisha. Di balik pintu kamar itu, ia menyaksikan pengkhianatan yang tak akan pernah ia lupakan. Dari luka yang menyesakkan, lahirlah dendam, dendam yang menuntunnya melakukan hal paling gila dalam hidupnya, menikah dengan ayah kandung pria yang dulu ia cintai.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Setelah pulang dari perjalanan dinas, Karina menggenggam erat hasil pemeriksaan kehamilannya saat ia mencari suaminya di sebuah ruang VIP di klub. Dia tak sabar ingin memberikan kejutan bahagia itu. Namun, tepat saat dia hendak mendorong pintu, langkahnya terhenti oleh suara-suara yang terdengar dari celah. “Jadi, Jerry, waktu itu kamu menikahi Karina hanya demi melindungi Yuna?” Darah di seluruh tubuh Karina seketika membeku. Dia membatu di tempatnya.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Ria Alexandra
Mahira hanya bisa tertunduk lemas melihat postingan dan komentar suaminya di beranda FB seorang wanita. Bahkan dia tidak tahu apa yang harus dilakukan, apakah dia harus bahagia atau harus menangis sekeras- kerasnya, apa yang ia curigai apa yang ingin dia tahu selama ini telah ia temukan jawabannya. Reuni suaminya 3 bulan lalu seolah menjadi terbukanya pintu neraka dalam rumah tangganya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Mustahil untuk Kembali Bersatu

Mustahil untuk Kembali Bersatu

Natasha tidak pernah membayangkan bahwa pria yang cinta mati padanya akan berselingkuh saat dia baru melahirkan. Ketika dia melihat bayinya membuka mata dan tersenyum, dia menggendong bayi itu dengan antusias, ingin berbagi kebahagiaan ini dengan Abian. Tapi, saat tiba di ruang VIP itu dan tangannya memegang gagang pintu, bisikan-bisikan mesra terdengar dari dalam. "Kak Abian, enak nggak?" "Angkat pantatmu sedikit lagi."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Vonis Cinta Sang Hakim

Vonis Cinta Sang Hakim

Varen, seorang hakim muda harus mengurus Theo keponakannya yg ditinggal oleh kedua orangtuanya dalam sebuah kecelakaan misterius. Dia mencoba membesarkan Theo dengan penuh kasih sayang. Namun, tiba-tiba Theo memanggil seorang wanita bernama Viona dengan sebutan Mami. Viona hadir tanpa sengaja dan mengetuk hidupnya tanpa permisi. Apakah Varen bisa menguak kebenaran dibalik kecelakaan kakaknya dan membuka pintu untuk masa depan yang tidak direncanakan?.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Jingan, si elang yang hidup bersama dengan Calistung, suatu siang membawa seorang anak bayi dan meletakkannya di hadapan Calistung. Terperangahlah Calistung. Bagong melangkah dengan hati-hati. Bayi mungil bernama Senala terbungkus kain lusuh di punggungnya, tubuh kecilnya nyaris tak bergerak, hanya sesekali terdengar suara napas lembutnya. Bagong, dengan tubuh gemuknya yang berkeringat, berjalan menyusuri jalan setapak yang jarang dilalui manusia. Kabut tebal menyelimuti hutan, membuat setiap langkah terasa seperti memasuki dunia lain yang penuh misteri. Ketika matahari mencapai puncaknya, Desa Jenang sudah berubah menjadi puing-puing. Lima orang itu menaiki kuda mereka dengan puas, meninggalkan kehancuran di belakang mereka. Warga desa yang tersisa hanya bisa memandang dengan tatapan kosong, terlalu takut untuk melawan atau bahkan berkata-kata. "Latihanmu selama ini bukan untuk bermain-main, Anakku. Mungkin waktunya tiba untuk kita mempertahankan apa yang harus kita lindungi."
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Gadis Kecil Di Kamar Hotel

Airin Ahmad
President Suite Room. Hotel bintang empat. Puncak. Ketukan di pintu menyadarkan lamunanku. "Titipan dari bawah, Pak." Seorang pesuruh mengantarkan seorang gadis belia yang takut-takut di ambang pintu. "Duduk!" perintahku pada gadis muda itu. "Tapi, Tuan?" "Baru pertama kali?" Ia mengangguk seiring air mata yang membasahi pipinya. "Saya mohon jangan, Tuan." "Kalau tidak mau kenapa ke sini? Hadiah gratifikasi tubuh manusia atas nama bisnis. *** BEST SELLER versi cetak
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Surga Sang Primadona Kampus

Surga Sang Primadona Kampus

Aku diam-diam mengikuti jejak teman sekamarku, tetapi malah tertangkap oleh seorang tukang bangunan yang bertubuh kekar. Dia langsung menekanku ke atas meja belajar, lalu bertanya sambil menyeringai nakal, "Kamu maunya sama satu kelompok atau cuma aku?" Menghadapi ruangan yang penuh dengan pria-pria kasar itu, aku menangis sambil membuat pilihan. "Aku pilih kamu saja!" Hanya saja saat aku sedang dipermainkan hingga wajahku memerah, tiba-tiba pintu ruangan terbuka ....
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain

Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain

Hujan deras datang tanpa henti, banjir mulai menggenangi parkiran bawah tanah, dan aku segera menghubungi pacarku. "Tolong aku … Wibi, aku terjebak di parkiran! Pintu darurat terkunci!” Suara Wibi di telepon terdengar kesal, "Yuni, cukup sudah! Kucing Maya naik ke pohon dan nggak bisa turun. Kami sedang sibuk sekarang!" Dia menutup telepon tanpa peduli permohonanku, membawa tim penyelamat terdekat untuk menyelamatkan seekor kucing, dan meninggalkanku tanpa jalan keluar.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai kain pintu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
678910
...
34
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status