Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu

66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu

[Kak Vincent, kamu benar-benar jago beli barang, aku sudah lama banget nggak makan camilan seenak ini. [Cuma sayangnya di sana ramai banget, kamu pasti repot ya.] Vincent melirik ke arahku, lalu membalas dengan jemarinya yang tak berhenti mengetik. [Baguslah kalau kamu suka. Nanti aku beliin lagi.] [Siapa suruh kamu itu adikku!] Balasan dari Liora pun masuk lagi. [Lalu gimana dengan spreiku? Ada noda darah haidku di sana, nggak apa-apa kalau Elena yang cuci?]
16.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

"Itu lho, As. Ngeslot. Judi slot. Menang sekali, kalahnya ribuan kali. Tapi herannya banyak yang nggak sadar juga." "Nah, iya tuh bener. Padahal, kalau diitung, dia menang sejuta, tapi total kalahnya lebih dari itu, eh pas dapet sejutanya itu malah bilang rejeki anak sholeh. Ya kali, anak sholeh main judi, kecuali dia anaknya Soleh," timpal yang lain. Mereka segera mengalihkan topik saat Tika dan suaminya melangkah ke arah teras.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Tanda ceklis satu tak juga berubah. Caca menggigit bibir bawah. Rasanya seperti melayang tinggi, lalu jatuh menghantam bumi keras-keras. Ketika dia berpikir Revan sudah merespon chat seperti biasa, kenapa ternyata harus ceklis satu lagi? Pandangan Caca seketika menerawang. ‘Kamu sebenarnya lagi dimana Mas? Apa segitu susahnya sinyal? Kenapa kamu mudah banget hilang muncul? Kayak dulu …’
10235.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

"Woiya jelas yakin, gue pasti menang. Percuma gue di Thailand sering pergi main beginian kalo harus kalah lagi?" "Kalo Koko kalah, gimana?" "Apa pun yang lu mau, gue akan kasih. Nah, misalkan lu yang kalah?" Calvin dengan percaya dirinya bertanya disertai dengan alis yang naik-turun saat matanya menatap wajah Diandra. "Koko maunya apa?" "Ya adalah. Lu aja mau kasih gue apa?" "Eemmm ... apa aja, asalkan jangan aneh-aneh!" sengitnya dengan mata mendelik kesal serta kedua tangan yang merapat di dada membuat Calvin tertawa.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
RAHASIA DEVANA

RAHASIA DEVANA

Satu jam Dua jam Dan tiga jam permainan Catur pun selesai dan benar saja Raka lah pemenangnya. Devana dan Ana pun bersorak gembira, karena jagoannya yang menang. Raka nampak tersenyum kecil melihat ibu mertua dan istrinya itu bersorak sangat bergembira. sementara sang Daddy kini menekuk wajahnya membuat Raka yang melihatnya terkekeh tentu saja tanpa sepengetahuan daddynya
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

Caca Gue inginya Oppa atau Ahjussi korea Yang ganteng Dewi Heh! Si Gara mau di taro dimana? Caca Tong sampah! Eca Astgahfirullah! Caca Hehehe pis Eca Oke! Gue bawain oleh-oleh teoppoki aja yha Dewi Boleh tuh Adit tanpa aba-aba langsung merebut hp Eca dengan paksa membuat Eca yang sedang asyik memegang hp jadi terkejut "Ihh...kenapa di ambil sih" Rengek Eca.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

Cherylalala : ada kok cemilan kaca :P The One : makan yang beneran, kayak kuda lumping. Cheryalala : -_- The One : atau nari sinden. Cheryalala : dih, gabutku makin gabut, gegara chat situ. The One : yaudah. Cheryl makin mencak-mencak. The one sialan! Ia selaku sukses membuat Cheryl senang, kemudiai menyebalkan lagi. Cherylalala : hibur kek -,-
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Permainan Gila Kakak Angkatku

Permainan Gila Kakak Angkatku

Dan mereka yang mendapatkan kartu, mereka membuka kartu mereka masing-masing lalu menutupnya kembali. "Oke sudah sekarang, angka 1 dengan angka 4." ucapnya, "silahkan kalian melakukan permainan siapa yang menolak berarti mereka kalah dan harus meminum segelas alkohol." lanjutnya kembali yang mengingatkan permainan tersebut. Dan ternyata angka 4 itu adalah milik Kevin, dan angka satu adalah milik Andreas. "Aku berani permainan ini." ucap kevin.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Aku yang mendengar hal itu terkejut, tidak ku pungkiri memang wajah mamak mirip dengan pak Imron bila ku perhatikan sekilas. "Ayuk tau dari mana?" Aku mencoba memastikan, jangan sampai aku di bohongi. "Bini Imron yang banyak curhat sama ayuk, hubungan mamakmu sama Imron itu rusak gara-garanya warisan. Cek Kasih sama Cek Minah itu cuma dua bersaudara. Cak Minah duluan menikah padahal Cek Minah itu adik mamakmu, tapi Cek Minah setelah melahirkan di ceraikannnya sama suami entah apa masalahnya ayuk tak faham"
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status