Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Rumah sakit yang biaya perobatannya bisa dicicil kemudian, setelah pasien sembuh. Untuk itu rumah sakit Berkah Ilahi selalu dipadati oleh pengunjung, terutama dibagian administrasi kredit, administrasi kredit adalah bagian yang menangani pengobatan ktedit, pasien dan anggota keluarga boleh membayar secara mencicil, untuk jangka waktu yang telah disepakati kedua belah pihak, tanpa memberi atau menambah suku bunga.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

“Kalau Shaka kembali dengan Sophia bagaimana?” “Katanya tidak ingin dibahas? Kenapa masih membahas itu?” cetus Alcand kesal. “Iya. Sebaiknya kita tidak membahas hal ini, ayo kita makan mungkin akan jauh lebih bermanfaat ketimbang kita bahas Shaka dan juga Valery.” Alcand hanya diam, detik berikutnya dia pun memanggil pelayan cafe ini untuk mencatat pesanan mereka. Mau marah? Bagaimana jika Sophia bilang apa gak Alcand matahari pada Sophia?
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Gadis Manja

Jerat Pesona Gadis Manja

seru Arkana sambil menarik sikutnya ke bawah. “Taruhan apaan?” Kalila mulai nyolot. “Taruhan kalau lo bakal hamil secepatnya setelah melahirkan si kembar, gue sama Kama sama Kai bikin taruhan ... gue taruhan paling lama dua tahun lo bakal hamil lagi, Abang Kama taruhan lo enggak akan pernah hamil lagi karena minat lo jadi wanita karir trus si Kai bilang paling cepet lima tahun lo bakal hamil lagi, eeeh ... si kembar belum dua tahun—lo udah hamil lagi, kebangetan emang napsunya laki lo ya!”
1051.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Sudah ada pihak saudara jauh yang bisa dititipkan menjaga para istri dan anak-anak. “Kak Indah, kita tunggu di sini saja.” Aku duduk lagi. Kak Indah aku dengar bilang haus. Aku berikan saja air doa, tidak ada salahnya. Dia minum sedikit dan muntah lagi. Namun, muntah kali ini biasa saja, hanya ada sebuah binatang yang mirip seperti cicak menggeliat berputar-putar seperti kehilangan arah. “Iiiih, Itu, kan, induk racun.” Pemilik kedai tempat kami singgah ternyata ikut juga memperhatikan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Kucari Lagi Istri Pertamaku yang Telah Kumadu

Kucari Lagi Istri Pertamaku yang Telah Kumadu

ucapku. Ia masih merengut dan cuek terhadapku. Sabar dan sabar adalah salah satu caraku untuk menghadapinya. "Kejutan kok di meja makan?" tanyanya, terlihat ia mulai penasaran. "Iya, lihat saja di sana." "Apa sih? Kamu beli apa memangnya, Mas?" tanya Cynthia yang datang mendekat. Ia mengelus pipiku. "Ada deh, kamu ke sana aja kalau mau tau."
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Seorang serdadu lokal berseragam Belanda bergerak cepat mengokang senapan, sementara si pemuda masih terus terpaku. “BANGSATTTT…!!! JANGAN SENTUH CUCUKU, PENGKHIANATT…!!!” Dengan tangan yang penuh darah, sang kakek menarik kaki sedadu tersebut, sampai tubuhnya berguling. Merasa gerakannya terganggu, serdadu itu menghadiahi pukulan dengan popor senjata, mengenai tepat di ulu hati sang kakek. “AARRGGHH!!!” Gerakannya semakin lemah, menahan sakit. Suara jerit, tangis, raungan, marah, semakin berkumandang. Nyanyian lara alam yang terusir kepongahan manusia.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Meminang Bu Dosen

Meminang Bu Dosen

“Kita kalah.” Resta tersenyum tipis. “Alhamdulillah.” Gala tersentak mendengar ucapan syukur yang keluar dari bibir Resta. “Kamu bilang apa barusan?” “Alhamdulillah,” ucap Resta santai. Gala mengerutkan keningnya. “Kamu suka kita kalah?” “Iya. Aku senang kamu kalah karena emang gak pantas untuk menang.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Caitlyn tidak menjawab. "Sudahlah, nanti aku antar kamu pulang," kata Hower. "Belakangan ini keberuntunganku lagi jelek. Katanya ibu hamil selalu beruntung waktu judi. Mainkan beberapa ronde untukku." "Main apa? Aku nggak bisa." "Yang nggak bisa biasanya malah sering menang." "Kalau kalah?" "Kalau kalah, aku yang tanggung," sahut Hower cepat. "Kalau menang, semuanya milikmu."
949.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Dalam catur, tindakan itu berarti menyerah. Keheningan mencekam berlangsung selama 10 detik. Lalu, aula itu meledak dalam hiruk-pikuk yang memekakkan telinga. Lawan Julian menatap dengan mata terbelalak dan nggak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. Wasit melihat ke arah raja putih yang tergeletak di papan dengan bingung. Kelly berlari turun dari kursi penonton dan berkata, “Julian, kau gila ya? 1 langkah lagi kau bisa menang!”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

seru mama yang lain disambut tawa. Ethan sudah undur dari dari tadi, sedangkan Cahya seperti melihat pertandingan bola ping pong. Kepalanya menatap ke kanan, kiri, serong kanan, dan serong kiri. "Tapi, ya itu. Saking larisnya stok terbatas. Harus cepet-cepetan kalau mereka live." "Oya? Memang apa, sih. Penasaran." "Namanya Cahya Lauk."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kalah cacak menang cacak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status