Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Bagas Surolegowo bukan siapa-siapa. Juru bersih istal, anak yatim, dan pemilik harga diri yang sedang dalam kondisi bisa dipertanyakan. Hidupnya sudah cukup menyedihkan sebelum seekor kuda tua memutuskan untuk mengikutinya ke mana-mana, delapan prajurit mengejarnya dengan tombak terhunus, dan sebuah batu biru misterius membuatnya pingsan di lorong berbau ikan asin. Nasib buruk rupanya belum selesai bekerja. Batu itu bukan batu biasa. Lurah Kandang yang tiba-tiba pucat ketakutan, bisikan "Buang sebelum mereka datang", serta kehangatan aneh yang mulai membakar dari dalam dadanya .... Semuanya mengatakan bahwa hidup Bagas yang sudah kacau akan segera menjadi jauh lebih kacau lagi. Di dunia di mana para pendekar memperebutkan kekuatan, kerajaan-kerajaan Nusantara saling sikut berebut pengaruh, dan dewa-dewa sesat bermain di balik layar. Seorang juru bersih istal yang bahkan tidak bisa lari dengan benar tiba-tiba menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar dari dirinya. Masalahnya, Bagas tidak tahu itu. Kalau tahu pun, ia mungkin tetap akan tersandung di jalan menuju takdirnya. Kaisar Dewa Gombal adalah kisah kultivasi berlatar kerajaan Nusantara tentang seorang pemuda lemah yang berubah bukan karena ia hebat, tapi karena semesta rupanya punya selera humor yang sangat buruk. Pertanyaannya bukan apakah Bagas akan menjadi kuat. Pertanyaannya adalah, dunia ini siap atau tidak menghadapi orang yang bahkan tidak berniat menjadi berbahaya?
381 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as kandang singa
Read
+Library
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.
18.9K viewsCompletedAdded to Library 529 Times as kandang singa
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status