Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUAMI DADAKANKU SAHABAT AYAHKU

SUAMI DADAKANKU SAHABAT AYAHKU

Setiap perempuan tentu ingin menikah, bukan? Jenala Lovina contohnya, perempuan dua puluh lima tahun itu selalu ditanya kapan menikah oleh keluarga besar serta rekan kerjanya. Jenala yang sudah muak dengan iseng mencari calon suami disalah satu website jodoh terpopuler, dan benar saja. Di hari itu juga ada yang mengajaknya bertemu, tentu saja Jenala tidak akan menyia-nyiakannya. Namun, apa jadinya jika yang mengajaknya berkencan adalah Om Abimana, yang tak lain adalah sahabat dari papanya sendiri. Lantas, apakah Jenala serta Abimana akan melanjutkan ke tahap selanjutnya? Apalagi Jenala sudah mengatakan jika dirinya sudah mempunyai calon suami kepada keluarga besarnya.
6.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 194 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Tiga tahun setelah aku menjalani pernikahan yang diatur dengan pewaris Keluarga Wiranegara, orang yang pernah pergi, kembali lagi. Sudah delapan kali dia meninggalkanku demi Julisa. Kali ke-sembilan, dia meninggalkanku bersimbah darah di pinggir jalan akibat tembakan, hanya untuk lari menemui Julisa yang meneleponnya karena merasa sedikit pusing. "Dia membutuhkanku. Kamu mengerti, 'kan, Kirana?" Kali ini, aku tidak berjuang untuknya. Dia tidak tahu tentang taruhan yang kubuat dengan Julisa. Kali ke-sembilan dia meninggalkanku, aku yang akan pergi untuk selamanya. Jadi, pada hari ulang tahunnya, aku meletakkan selembar akta cerai yang sudah ditandatangani di mejanya, lalu naik pesawat meninggalkannya.
4.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 126 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ivana tidak menyangka, di hari ulang tahunnya, putranya akan memberinya kue kastanye yang membuatnya mengalami reaksi alergi yang fatal. Dalam keadaan linglung, dia mendengar teguran keras Jordi. "Marco, apa kamu nggak tahu ibumu alergi kastanye?" Suara Marco terdengar begitu jelas. "Aku tahu, tapi aku ingin Tante Greta jadi ibuku." "Ayah jelas-jelas juga berpikir seperti itu, 'kan?" "Meski aku…" Rasa sesak seketika menyergap dada Ivana. Dia sudah tidak mendengar jelas jawaban Jordi lagi. Satu detik sebelum dia kehilangan kesadaran sepenuhnya... Ivana hanya punya satu pemikiran. Jika dia masih bisa bangun, dia tidak ingin menjadi istri Jordi atau ibunya Marco lagi.
15.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 554 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Terlahir Kembali Setelah Dicelakai Suamiku

Terlahir Kembali Setelah Dicelakai Suamiku

Putraku menderita diseksi aorta, keadaan di mana terjadi robekan pada arteri utama tubuhnya. Dia perlu dioperasi sesegera mungkin. Suamiku adalah seorang spesialis jantung. Namun, aku tidak meneleponnya, melainkan langsung melaju ke rumah sakit. Di kehidupan sebelumnya, setelah aku berulang kali memohon, suamiku akhirnya pulang bersama ambulans dan membawa putra kami ke rumah sakit. Dia juga mengaturkan kamar terbaik untuk putra kami. Berhubung suamiku lupa membawa ponselnya, dia tidak menerima telepon dari teman semasa kecilnya yang penyakit jantungnya kambuh. Akhirnya, temannya itu pun meninggal dalam ambulans. Suamiku menghilang selama tiga bulan. Setelah dia kembali, semuanya kembali seperti semula. Bahkan di hari ulang tahun putra kami, dia yang berinisiatif memasak. Ternyata, dia menaruh racun dalam masakannya. “Kamu yang paksa aku pulang untuk jemput Levi. Kalau aku menerima telepon Sophia hari itu, dia nggak akan mati. Kalian sekeluarga adalah pembunuh! Kalian harus membayarnya dengan nyawa kalian!” Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari putraku tiba-tiba terkena serangan jantung. Kali ini, suamiku menerima telepon dari Sophia. Namun, kenapa dia malah akhirnya berlutut dan meminta maaf padaku?
7.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 198 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Satu Malam Bersama Calon Besan

Satu Malam Bersama Calon Besan

Lucy Ang
Blurb Setelah sekian lama menjanda, pada akhirnya karena pengaruh minuman keras, Mira menghabiskan malam yang panas dengan Rendi, pria yang dipilihnya di hari ulang tahunnya. Pagi harinya dia sadar dan langsung kabur tanpa melihat wajah pria yang memberinya kenikmatan yang bertubi-tubi semalam. Seiring berjalannya waktu Mira berusaha melupakan sensasi yang terus membayang di benak dan mengganggu malam-malamnya tanpa berniat mengulanginya lagi. Tragedi terjadi saat dia tahu kalau calon besannya, ternyata pria yang telah membuatnya mendesah di atas ranjangnya selama ini. Mampukah Mira dan Rendi melupakan malam panas yang terjadi di antara mereka atau melanjutkan di belakang anak-anak mereka? Penasaran? baca dan ikuti sampai tamat yah
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 171 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Pada hari ulang tahun putraku, suamiku menyuruh kekasih masa lalunya untuk datang ke rumah menjemput anakku. Aku bersikeras melarang dia pergi. Saat kami bersitegang, tiba-tiba muncul kobaran api besar di lorong. Aku tertimpa puing-puing yang jatuh, kepalaku terluka parah, darah mengalir, tetapi anak yang kulindungi di bawah tubuh, tidak terluka sedikit pun. Namun, ketika suamiku yang seorang pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan kami, dia malah menyerahkan satu-satunya masker gas kepada wanita itu. “Ayah, cepat selamatkan Tante Lisa dulu, tubuhnya lemah. Ibu, kamu tunggu paman lain saja yang datang menyelamatkanmu!” Aku menatap mereka pergi, bibirku menyunggingkan senyuman pahit. Sepertinya mereka lupa bahwa aku punya asma parah. Tanpa masker gas, aku bisa mati.
39.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Red Water
Ken seorang pemburu roh muda jenius sedang melakukan tugasnya yaitu mengusir roh jahat. Hingga suatu hari ia tak sengaja bertemu dengan gadis di taman kota yang bernama Sera. Mereka sering marah-marah bahkan bertengkar hebat meski baru pertama kali bertemu karena adu nasib. Dan ketika akan berpisah, Ken menemukan gelang perak yang bertuliskan nama kekasihnya yang membuatnya curiga dengan Sera yang mengetahui keberadaan kekasihnya itu. Namun, Ken tidak mendapatkan jawaban yang ia inginkan lalu mereka berpisah. Sebenarnya, Sera tahu kapan ia mendapatkan gelang itu tapi ia tak mengatakannya. Mereka kembali bertemu di sebuah sekolah di tambah satu kelas yang sama. Akankah Sera mengatakan yang sebenarnya? Atau Ken akan terus mencari jawabannya?
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Pada hari ibu mertuaku didiagnosis kanker rahim, dia membawa koper dan pindah ke rumahku. "Ibu nggak punya banyak waktu lagi, hampir nggak ada harapan," dia terisak, "Kalau kalian usir Ibu, kalian bukan manusia." Aku melihat suamiku yang diam tanpa kata, lalu beralih ke putraku yang selama ini kubesarkan dengan penuh kasih. "Kalian mau bilang apa?" Suamiku yang diam itu tampak muram, lalu menarik tanganku. "Soal waktu pasca melahirkan itu, mau kamu ingat sampai kapan? Ibu sudah seperti ini." Putraku juga ikut mendukung, "Nenek hampir tiada, merawatnya di masa tua itu kewajiban kita." Aku tersenyum menatap suami dan putraku. "Kalau begitu, silakan kalian yang merawat."
8.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 228 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Kematian Berujung Perceraian

Kematian Berujung Perceraian

Aku memohon kepada Rizald Pratama sebanyak 99 kali dan akhirnya dia setuju untuk mengajak putri kami berkemah di pegunungan pada hari ulang tahun putri kami. Pada saat aku menemukan putriku di kaki gunung keesokan harinya, dia sudah meninggal, tangannya memegang erat sebuah foto keluarga. Aku berdiri di depan tubuh kaku putriku, hatiku tersayat pedih. Tiba-tiba, aku melihat Rizald memperbarui status di media sosialnya. Dia menuliskan, "Kamu dan anakku adalah harta berharga dalam hidupku." Dalam foto tersebut, dia dan teman masa kecilnya menggandeng seorang gadis kecil, tengah melihat matahari terbenam di kejauhan. Di sudut kiri bawah foto, terlihat sebuah tangan kecil yang merupakan tangan putriku. Foto yang menyakitkan ini diambil oleh putriku.
7.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 268 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
Catatan Usang

Catatan Usang

“Dek, tolong catat semua hadiah yang udah aku kasih ke kamu. Bonnya ada di tasku!” “Catat lagi?” “Iyalah kita harus menghemat. Pengeluaran dan pemasukan harus ada notanya. Tidak boleh kita pakai berlebihan sehari hanya boleh 70 ribu. Tidak boleh lebih.” Tak ada sahutan dari istriku malah menatap lurus dengan pandangan kosong. Aku mendekat untuk memastikan dia mendengarnya atau tidak. “Kau dengar tidak, Dek?” Baru saja kau ingin menyentuh pundaknya. Prily sudah lebih dahulu berjalan menghindar. “Hmm,” sahutnya tak acuh. Bahkan barang-barang yang kuberikan sebagai hadiah ulang tahun pernikahan kita saja dia abaikan. Bukankah dia pernah bilang menginginkan long dress dengan berwarna merah muda dengan aksen renda. Sudahlah aku repot-repot memesannya diam-diam lewat market place online. Prily justru membiarkan gamis beserta coklat yang kupesan khusus untuknya tergeletak di meja. Ck, kenapa perempuan susah sekali dimengerti. Sungguh membuatku frustrasi saja. Lebih baik bermain game dari pada terus memikirkan hal-hal yang hanya memancing emosi. ~ Di sore hari Prily biasanya akan berdiri di atas balkon. Aku sudah hafal dengan kebiasaannya. Kamar kami mengarah ke lapangan, yang biasa dipakai anak-anak kompleks untuk bermain di pagi dan sore hari. Prily tak pernah melewatkan melihat canda tawa mereka di balik jendela, barang sekali. “Mau sampai kapan berdiri di situ,” tanyaku sembari memakai kaus lengan pendek, lalu mengeringkan kepalaku dengan handuk. Prily segera mendekat lalu tangannya begitu cekatan menggosokkan handuk itu ke kepalaku. “Padahal aku punya hair dryer loh, Mas bisa pakai kalau mau.” “Kamu saja yang pakai, aku tidak perlu lah. 10 menit juga kering.” Mampukah Prily bertahan dalam pernikahannya dengan Arjuna yang serba perhitungan? atau memilih pergi saat cinta pertamanya? Dia Akbar, pria kaya raya, yang ia kira telah lama mati, justru hadir kembali.
1013.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 337 Beses bilang kapan hari ulang tahunku
Read
+Library
PREV
1
...
3233343536
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status