Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

Farzam tersentak, suara bayi! Dia berbelok cepat ke arah asal suara. Kini, tubuh tegap harus melewati sulur-sulur merambat dengan bau menyengat. Dia meningkatkan kewaspadaan. Tempat dengan vegetasi seperti ini adalah sarang marex, hewan aneh mirip ular, tetapi memiliki sisik sekeras baja dan empat cakar berkuku tajam. “Owe! Oweee!”
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai kata kata mariposa
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Mawar memberikan tatapan tajam, dia berdiri dengan tangannya yang menggendong kucing tersebut. "Kalo iya, kenapa?" Tanya Mawar menantang. Dito mengernyitkan kening tidak suka. "Aku alergi kucing, Culun!" Mawar tersenyum semringah, kakinya malah melangkah mendekati Dito. "Mawar, jangan coba-coba," Dito memperingati.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kata kata mariposa
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

kata Vanya menjadi penutul pembicaraan mereka. Istri ketiga Purnomo yaitu Mawar sedang asyik berbelanja pakaian bersama Arka, dia sedang mencoba baju di ruang ganti untuk ditunjukkan kepada Arka. “Sayang, bagus mana?? Merah atau yang biru tua?” tanya Mawar. “Biru saja cantik buat kamu!!” jawab Arka sambil mendekati Mawar dan memeluknya dari belakang.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai kata kata mariposa
Baca
+Pustaka
KAMASEAN

KAMASEAN

Battrice masih melirik Frans yang tampak membuang tatapan ke balik jendela. Raut wajah lelaki itu masih kusut. Battrice dapat menerka, Frans pasti tengah memikirkan Sean. Battrice pun tersenyum, setelah bertahun-tahun mencoba merebut hati Frans dan selalu terhalang oleh perempuan bernama Kamasean itu, kini Battrice justru muncul sebagai pemenang mutlak.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kata kata mariposa
Baca
+Pustaka
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Dia menunjuk sesuatu di pasir. Sarkon melangkah mendekat dan melihat banyak kerang putih yang menempel satu dengan yang lain seperti lem. Dari jauh, itu tampak seperti awan di pasir. Sarkon memalingkan pandangannya kembali ke alis tebal Maria dan berkata seperti pembawa berita, "Ini adalah teritip. Mereka adalah Arthropoda." Melihat alis Maria semakin turun, dia menambahkan, "Seperti kelabang dan kaki seribu–"
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kata kata mariposa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status