MAWAR
Mawar memberikan tatapan tajam, dia berdiri dengan tangannya yang menggendong kucing tersebut.
"Kalo iya, kenapa?" Tanya Mawar menantang.
Dito mengernyitkan kening tidak suka. "Aku alergi kucing, Culun!"
Mawar tersenyum semringah, kakinya malah melangkah mendekati Dito.
"Mawar, jangan coba-coba," Dito memperingati.