Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MOIROE

MOIROE

PACK SETHMOLF Ukiran ini tertera dengan jelas di atas pintu masuk pack, sebagai penanda bahwa ini adalah wilayah teritori yang harus dipatuhi. Isaura sendiri ketika menatap ukiran ini merasa bahwa ingatannya kembali pada masa ketika ia memasuki Arkadia untuk pertama kalinya. Gerbang yang hampir serupa. "Selamat datang kembali di pack tempat kita tumbuh bersama, Isaura." Sambut Neo dengan merentangkan kedua tangannya dengan raut wajah bahagia.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Tampar aja deh gue) Keheningan menyusupi kami berdua, hanya ada suara hembusan angin lembut menerbangkan rambut kecoklatan Rimba. Kedua alis coklatnya itu tertutup samar oleh poninya yang hampir mengenai mata beningnya, bibirnya merah jambu namun agak sedikit kering. Aku jadi ragu dia ini anak desa. Tapi sepertinya gadis yang kupandangi ini tak sadar, karena asyik menikmati cerahnya langit dan benda seperti permen kapas yang bergerak secara perlahan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

Entahlah, Davira sedikit merasakan nyaman. Pete kembali dengan sebuah nampan yang tengah di pegang kedua tangannya. Nampan itu berisi dua gelas air mineral dingin dan juga setoples cemilan cookies kering rasa cokelat yang bertabur banyak coco chips yang melimpah di atasnya. "Minum dan makanlah, ini tidak ada racunnya." kata Pete setelah menaruh nampan itu ke atas meja. Davira mengangguk. "Oke, aku percaya. Kalaupun ada racunnya juga malah kau yang akan sangat repot."
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Badmilove 2

Badmilove 2

Irwan membelai pipi Naila pelan “Ayo kita keluar.” Naila membeku dengan apa yang Irwan lakukan barusan, jantungnya berdetak kencang dan pernikahan mereka yang tidak main-main ini mampu membuat Naila tidak berkutik sama sekali. Tersadar dari lamunannya saat kembali merasakan benda kenyal di bibirnya yang membuat Naila membelalakkan matanya, Irwan tersenyum kecil melihat reaksi Naila sambil merapikan penampilan Naila dengan mengikat rambutnya menjadi tapi.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Marinne's Wedding

Marinne's Wedding

Ia memang begitu; pria yang bisa ada dan tiada tanpa jejak. Dan tetap saja ia sempat mengusir istrinya dari kamar, padahal ia bahkan tak ada di rumah. “Brengsek,” gumam Marinne, lebih lirih daripada marah. Pagi datang seperti kabut — pelan, berat, dan tidak membawa kehangatan apa pun. Saat Marinne bangun, koper make-up-nya sudah ada di meja. Diletakkan rapi. Sangat rapi. Terlalu rapi.
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
SATAPUSPI

SATAPUSPI

Ujar Tobias begitu saja, matanya masih serius menatap jalanan, dan jok belakang pun hampa tanpa penumpang. “Not bad,” suara sahutan Lara terdengar jelas seakan gadis itu berada di dalam kepala Tobias, namun sebenarnya suara itu datang dari alat komunikasi nirkabel, alat bulat kecil dengan lubang di tengahnya itu dipasangkan di tulang pelipis bagian belakang daun telinga sehingga efek suara yang diterima akan terasa seperti berasal dari dalam kepala, “tapi aku masih tidak paham mengapa kau harus memancingnya dengan ketampananmu.”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Tok Tok Mawar langsung tersentak, dia berlari menuju ranjang kembali, memposisikan nampan makanan di pangkuan seperti semula. "Berusaha untuk kabur, heh?" Mawar langsung mendongak dan menatap Nico dengan pandangan tidak bersalah. Nico berdecak melihat ekspresi itu, "ck. Kau lihat itu?" tunjuk Nico pada benda yang tidak asing di mata Mawar. "Cctv itu tersambung ke ponselku," ucap Nico sambil mengangkat ponselnya. "Apa-apaan kau, keparat!" Mawar sontak berteriak, kedua tangannya mengepal.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
MARI KITA BERPISAH

MARI KITA BERPISAH

Kau juga tak akan dapat mendengarkan suara-suara kecuali orang itu berteriak tepat di telingamu. Aku berdiri persis di tepi tebing. Di mana sebatang pinus beridiri kokoh. Tepat di bawahku, laut biru toska bergelombang. Arav berdiri sejejar di belakangku. Ia membiarkanku berteriak seperti orang gila. Ketika suaraku hampir parau, aku kembali ke dalam mobil. Arav mungkin masih dapat melihat sisa air mata di pipiku.
9.620.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
ROSALINE (GADIS MAWAR)

ROSALINE (GADIS MAWAR)

Dilihatnya Sang Istri tengah merintih kesakitan tiada siapa yang menemani. "Dek!" serunya. Risma tak dapat lagi menjawab pertanyaan Sang Suami, Risma hanya bisa mengerang dan merintih kesakitan. "Mbok kemana, kenapa kamu di biarkan sendirian!" cercanya. Dengan panik Damar terus mondar-mandir dan mengusap wajahnya kasar. Damar tak tahu apa yang harus dia lakukan. Tak berselang lama, Mbok Mar datang bersama dengan seorang dukun beranak.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Mercusuar

Mercusuar

timpal Toha. "Memang, barang antik apaan, Yan? Jam? Kalung?--" "Arca!" "Arca?" Heranku yang juga ditemani Agus dan Toha dengan wajah masing-masing yang ikutan bertanya-tanya. "Yup! Arca Ganesha dari jaman Majapahit. Harganya bisa dapet dua M di pasar gelap." "Kalau laku." Agus dengan ketusnya menyambar kalimat Brian.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status