CINTA DIBALIK CADAR
ancamku sok kesal padahal aku sedang berusaha menahan tawa.
"Iya cantik, jangan dong. Aku kan masih mau ngobrol sama kamu, kangen tau,"
"Ih, mulai genit,"
"Ya udah nanti kirimin nomor kamu ya, aku tungguin loh. Udahan dulu ya, aku mau lanjut ngamen dulu nih, temenku udah balik soalnya, bye Katrina yang cantik, muach!"
Aku meringis sendiri sambil memperhatikan layar ponselku. Meski setelahnya aku jadi tersenyum geli.