Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

tanya Lote, ia mengibaskan-kibaskan kerah baju, cuaca panas membuat pakaiannya terasa lengket padahal dia baru saja mandi. "Ke pokok pisang," jawab Padito, tangannya menunjuk ke area perkebunan tak jauh dari rumah Nenek Lote. "Itu di sana!" "Apa?! Kenapa ke sana?" tanya Lote kesal. Bisa-bisanya mereka ngedate di bawah pohon pisang, memangnya mereka pasangan lelembut? Belum juga ngedate dimulai, Lote sudah merasa illfeel.
10916 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

"Pulau ini, tampaknya subur." "Alhamdulillah, Nona. Banyak sumber makanan di sini. Jika Nona mau, saya bisa menggali ubi kayu ...." "Ah, tidak usah. Perutku sudah kenyang. Nanti saja." "Kalau pisang? Kebetulan ada setandan pisang yang telah matang di punggung bukit," seraya menunjuk ke bukit di belakang pondok.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Ibu berdecak kesal, kemudian dia kembali masuk ke dalam rumah melalui pintu dapur. "Lihat Sup tanah Bapak dulu, setiap musim pasti pohon-pohonnya berbuah lebat," Bapak menunjuk kebun yang dulu merupakan milikinya itu, tanahnya cukup luas dengan beberapa jenis pohon buah, ada alpukat, mangga, nangka, dan rambutan, serta pohon pisang yang selalu ada. "Kalau Bapak tahu Jejen bohong, tidak akan Bapak jual tanah itu, seandainya masih milik kita, mungkin bisa jadi ladang rezeki, buah-buahnya bisa kita jual ke bandar langsung."
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Aku Ibumu, Nak!

Aku Ibumu, Nak!

Fatma sering kali memanfaatkan pisang di samping rumahnya untuk dijadikan olahan kue basah. "Panen banyak, Bu," Fatma duduk membantu Ibunya kemudian memasukkan ke dalam keranjang yang nantinya dijual di depan rumah. Satu buah jambu dijual seharga dua ribu sampai tiga ribu rupiah tergantung ukuran. Jambu-jambu ini bukan saja diminati anak-anak, namun orang dewasa juga menyukainya. Mereka lebih suka memanfaatkan jambu untuk dibuat jus atau olahan camilan lainnya.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Setelah puas aku melihat jam masih pagi, segera aku membersihkan rumah dan bersikap seolah- olah semua baik- baik saja. Sore ini aku ingin menggoreng pisang. Keebetulan Maya memberikan pisang kepok dari kebun milik orang tuanya. Suamiku sangat menyukai pisang goreng. Aku membuatkannya sambil menyiapkan secangkir kopi hangat untuk teman menikmatainya. "Mas, Sifa bikin pisang goreng, makan di halaman belakang yuk!" ajakku berteriak pada Mas Rio yang asik bermain HP di ruang tamu.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai kebun pisang
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Pesona Menantu 24 Karat

Pesona Menantu 24 Karat

Jessica bertanya histeris. Bagaimana wanita itu tak terkejut. Kini mereka sedang berada di persimpangan jalan perkebunan bagian depan. Dari simpang itu, mereka bisa melihat pohon mangga, pohon apel, pohon pir, dan juga pohon pepaya. Semua pohon-pohon itu tampak sedang berbuah lebat, bahkan pohon mangga yang buahnya besar-besar dan terlihat kuning sempurna itu begitu mencolok mencuri perhatian.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 515 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

Tukang Kebun Idaman Nyonya Muda

Di sudut lain area taman, Dani Ardiansyah, pria berusia dua puluh lima tahun itu sedang berjalan perlahan membawa jaring pembersih dedaunan untuk membersihkan area kolam renang. Pekerja yang baru sebulan mengadu nasib sebagai tukang kebun itu mendadak menghentikan langkahnya. Pria bertubuh tegap dengan telapak tangan kapalan itu membeku seketika. Melalui celah rimbun dedaunan monstera yang basah oleh embun, mata Dani tak sengaja menangkap pemandangan di area paviliun tersebut. Gerakan lengkuk pinggul Meisya yang menantang dan desahan napasnya yang sensual memukul telak indra penglihatan dan pendengaran Dani.
1020.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Mencari Istriku di Masa Lalu

Mencari Istriku di Masa Lalu

“Kau tahu letaknya! Gratis kalau kau makan sambil cerita soal kisah cintamu itu! Hahaha!” Shaz tertawa terpaksa “Aku cerita yang sebenarnya pun kau tidak akan percaya” batinnya. Di seberangnya, di bawah pohon asam tua, ada kios kecil penjual buah. Pisang, mangga, dan jambu air disusun cantik. Di sana berdiri Muneer Bhai, pria berperawakan kurus tinggi dengan sorban kecil melingkar di kepalanya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Sesekali terdengar obrolan mereka serta eenda gurau yang mencairkan kesedihan Sofia. "Oh ya, Pak, kok diteras banyak sekali pisang yang sudah matang? Buat siapa pisang itu, Pak? Apa mau dijual?" Tanya Sofia, ia melihat beberapa tandan pisang yang berjejer di teras orang tuanya. Subuh buta Rahman memang sudah menangkap ikan dan memetik buah pisang itu .
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai kebun pisang
Baca
+Pustaka
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Kedua daun pohon pisang ini adalah daun yang selalu digunakan untuk alas pembuatan ritual sesaji. Sedangkan buah yang biasa digunakan untuk sesaji adalah sepasang atau dua pisang dari jenis pisang Raja Ijo atau bisa juga sering menggunakan pisang Emas. Bahkan seseorang yang menggunakan susuk dalam tubuhnya, akan sangat menghindari memakan buah pisang emas dan memakan sate langsung dengan tusuknya. Karena dua hal ini merupakan pantangan penting bagi orang yang memasang susuk sebagai cara untuk meningkatkan kekuatan maupun menambah aura kecantikannya.
9.772.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kebun pisang
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
MN Rohmadi
Author Mengucapkan Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. jika ada kata-kata dan alur cerita yang kurang berkenan di hati pembaca setia. Author akan berusaha menampilkan cerita-cerita yang menghibur dan enak dibaca. Terimakasih untuk semua pembaca setia karya-karya Author.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status