Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

ISTRI YANG DISIA-SIAKAN

Awalnya Ines hanya mampu mengiyakan semua perintah mereka. Dinikahi oleh seorang Arlan Bramantyo, rupanya bukan berakhirnya takdir menyedihkan yang selama ini menggelayuti hidupnya. Diboyong dari kampung kecilnya dari daerah Pantura mengikuti suami dan ibu mertua yang menjemputnya, rupanya hanya mimpi buruk. Perjodohan di antara teman lama itu, bukan hal tulus. Ibunya Arlan rupanya sudah berubah. Kehidupan Kota Jakarta dan hidup mewah rupanya membuat kesetiaan dan janji persahabatan ibu dan Retno—ibu mertuanya yang merupakan sahabat kecil hanya kamuflase saja. Kehidupannya semakin tertekan, seiring berjalannya waktu dan hal tersembunyi itu mulai terungkap. Ternyata, selain dirinya, ada sosok perempuan lain yang sudah menempati biduk hati suaminya---Arlan. Hendak marah, tetapi posisinya lemah, dirinya hanya dinikahi secara siri dan rupanya hanya ditakdirkan menjadi istri yang kedua. Ines yang patah arang akhirnya memberontak. Dia tak sudi jika hanya dijadikan sapi perah oleh keluarga Arlan. Menjadi ART gratisan dan harus memenuhi nafsu syahwat sang suami yang hanya menjadikannya teman tidur semata. Pada titik rapuh itu, sosok masa lalu yang pernah hadir dalam hidupnya muncul---Airlangga. Rupanya dia adalah bos dari Arlan di perusahaan tempatnya bekerja. Airlangga pun sama, hatinya masih terpaut dengan gadis cantik dari pantura itu. Ines melarikan diri dari rumah, berusaha menjauh sejauh-jauhnya. Namun bersamaan dengan itu, dia pun harus menjauhi Airlangga juga. Akankah Ines menemukan kebahagiaan hidupnya? Apakah Airlangga mampu menemukannya? Ketika jarak membuat cinta mereka teruji dan sosok yang dicinta sudah menjadi mantan istri dari anak buahnya, akankah Airlangga tetap mengejar dan merengkuhnya?
1068.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kecilnya
Read
+Library
Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan

Cinta yang Kutunggu Tak Berakhir Di Pernikahan

Di era tahun 80-an dan tepat seminggu sebelum pernikahan, tunanganku diam-diam lolos seleksi agen rahasia tanpa memberitahuku. Dia buru-buru masuk ke tim dan hanya meninggalkan satu kalimat yang menyuruhku untuk menunggunya. Aku menuruti ucapannya dan menunggunya dengan sepenuh hati. Namun selama tiga tahun ini, semua jatah kunjungan keluarga bulanan tunanganku itu selalu diberikan pada orang lain. Bahkan saat ibuku sakit keras dan kami kekurangan uang sekalipun. Padahal, aku sudah menangis hingga hatiku terasa dicabik-cabik, hanya untuk bertemu atau meneleponnya sekali saja. Setelah menyampaikan pesanku, satpam hanya bisa memberitahuku dengan tak berdaya, "Hari kunjungan Pak Gunawan sudah dipakai, tunggu bulan depan saja." Aku pun memasang wajah murung dan bersiap untuk pergi. Namun pada detik berikutnya, sahabat masa kecil tunanganku itu malah masuk dengan semudah itu. "Pak Gunawan sudah berpesan khusus, kamu boleh langsung cari dia di kantornya. Dia baik sekali sama kamu. Meskipun kamu sudah patah hati selama setahun, dia masih khawatir suasana hatimu buruk sampai sengaja kosongkan jatah hari kunjungannya untukmu," kata satpam itu pada sahabat masa kecil tunanganku itu. Melihat aku masih ingin menerobos masuk lagi, satpam buru-buru menghalangiku. "Sudahlah, jangan berharap lagi. Pak Gunawan mana punya uang, semua uangnya sudah kasih ke sahabat masa kecilnya itu." Malam itu, ibuku bahkan tidak sempat meminum obat pereda nyeri. Semua ini salahku ... aku memang tidak berguna. Aku benar-benar tidak ingin menunggu tunanganku itu lagi. Saat dia akhirnya selesai belajar dan pulang ke kampung halaman, aku juga sudah menjadi istri orang lain.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as kecilnya
Read
+Library
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Di tahun kedelapan pernikahan, aku akhirnya hamil anak Renaldo Santoso. Ini adalah upaya bayi tabung-ku yang keenam dan terakhir. Dokter bilang aku sudah tidak perlu menderita lagi. Aku sangat gembira dan siap menyampaikan kabar baik ini kepadanya. Namun seminggu sebelum ulang tahun pernikahan, aku menerima foto anonim. Di dalam foto, dia sedang menunduk dan mencium perut wanita lain yang sedang hamil. Wanita itu adalah teman masa kecilnya. Wanita lembut, penurut dan tahu bagaimana cara menyenangkan orang tua. Dia bahkan sejak kecil tumbuh besar bersama Renaldo, merupakan menantu perempuan ideal. Yang paling konyol adalah seluruh keluarganya tahu tentang anak itu, hanya aku yang diperlakukan sebagai bahan lelucon. Ternyata pernikahan penuh masalah yang selama ini aku pertahankan, hanyalah tipu daya yang dirancang dengan hati-hati. Sudahlah. Aku sudah tidak menginginkan Renaldo lagi. Anakku tidak boleh lahir dalam kebohongan ini. Aku sudah memesan tiket pesawat untuk pergi, tepat di hari ulang tahun pernikahan kami yang kedelapan. Hari itu, seharusnya dia menemaniku pergi melihat kebun mawar. Itu janjinya sebelum kami menikah, dia akan memberiku sebuah kebun bunga yang khusus untukku. Tapi aku tidak menyangka akan melihatnya memeluk dan mencium teman masa kecilnya yang sedang hamil di kebun mawar. Setelah aku pergi, dia mulai mencariku ke seluruh dunia. Dia memohon padaku. “Jangan pergi, ya?” “Aku bersalah… tolong, jangan pergi.” Dia menanam semua mawar terindah di dunia di kebun mawar itu. Dia akhirnya ingat janjinya padaku. Tapi aku tidak lagi membutuhkannya...
23.7K viewsCompletedAdded to Library 925 Times as kecilnya
Read
+Library
Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Saat Obat Alergi Berubah Menjadi Permen M&M

Pada malam perayaan ulang tahun pernikahan kami yang pertama, aku tergeletak di atas karpet merah darah, hampir tak bernyawa. Suamiku, Mason, seorang bos mafia, justru merangkul teman masa kecilnya, Yani, sambil menikmati sampanye dan bercakap dengan gembira. Yani tahu aku alergi wijen. Jadi dia membuat setiap hidangan malam ini disiram saus wijen. Aku baru menggigit satu suap. Tenggorokanku langsung membengkak, paru-paruku seperti terbakar, dan ruam merah menjalar di kulitku. Di ambang sesak napas, aku mengerahkan seluruh tenagaku untuk meraih obat alergi di dalam sakuku. Tapi obat itu meleleh, lengket di telapak tanganku. Obatku ternyata telah ditukar menjadi kacang cokelat M&M! Melihat ekspresiku yang tak percaya, Yani tertawa. "Kejutan! Aku sengaja menyuruh Mason mengganti obatmu." "Kita semua tahu kamu cuma pura-pura alergi. Siapa sih yang cuma makan sedikit wijen saja langsung pingsan? Lebay banget." Aku terjatuh dari kursi, berbaring di lantai sambil susah payah bernapas. Di telingaku terdengar suara orang-orang lain yang sedang bertaruh berapa lama aku akan ‘berakting’ kali ini. "Mason… berikan obatku…" Aku memohon dengan suara parau. "Kumohon… aku benar-benar akan mati…" Dia menghela napas. "Drama banget. Kalian perempuan bisa nggak sih berhenti pakai kata ‘mati’ buat mengancam laki-laki? Apa aku belum cukup mencintaimu?" "Yani benar. Selama aku nggak peduli, kamu sendiri yang akan berhenti dengan akting murahan ini." Saat itu, hatiku terasa lebih sakit daripada tenggorokanku. Aku tak lagi menjelaskan apa pun. Dengan tangan gemetar, aku mengirim sinyal permintaan bantuan kepada keluargaku.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as kecilnya
Read
+Library
Sisi Gelap Sang Penguasa

Sisi Gelap Sang Penguasa

Dania adalah seorang guru yang baru saja ditempatkan di kota masa kecilnya—tempat yang telah ia tinggalkan selama sepuluh tahun. Rasa bahagia menyelimuti hatinya. Ia tak sabar bernostalgia dan bertemu dengan teman-teman lamanya, terutama Anna—sahabat yang ia anggap seperti saudara sendiri. Namun kebahagiaan itu sirna ketika Dania mengetahui kenyataan pahit: Anna telah meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan. Kabar duka itu menjadi pembicaraan seluruh kota, sebab suami Anna, tengah mencalonkan diri sebagai walikota. Tragedi tersebut mengguncang citra politiknya. Masyarakat pun mulai bersuara, mendesak Ryan untuk segera mencari pendamping baru. Suatu malam, Mama Wulan—ibu Ryan—datang menemui Dania. Mereka sudah saling mengenal sejak lama, tetapi kunjungan kali ini membawa maksud yang tak disangka: ia melamar Dania untuk menjadi istri Ryan. Dania terkejut. Ia baru tahu bahwa Ryan adalah suami sahabatnya sendiri, Anna. Dengan halus ia menolak, namun bujukan Mama Wulan dan tekanan keadaan membuatnya akhirnya menerima pernikahan itu. Pernikahan mereka bukan karena cinta, melainkan demi menjaga citra. Di mata masyarakat, rumah tangga itu tampak sempurna—padahal di balik dinding megahnya, Dania hidup dalam penjara yang sunyi dan dingin. Lebih menyakitkan lagi, banyak orang menuduhnya merebut tempat sahabatnya sendiri. Hingga suatu hari, hadir Nicho—pria yang dengan tulus menawarkan perhatian dan cinta yang selama ini tak pernah ia rasakan. Dania pun dihadapkan pada pilihan paling sulit dalam hidupnya: bertahan demi nama baik dan harapan cinta yang mungkin takkan datang, atau mengikuti suara hatinya yang ingin bebas dan dicintai.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as kecilnya
Read
+Library
The Hijabi Dancer

The Hijabi Dancer

Queen Li
Manusia diciptakan dari tanah, namun merasa paling tinggi setinggi langit. Kita hidup di dunia fana yang hina dan dipenuhi dengan dosa, namun merasa diri paling mulia. Jihan Azzahra adalah seorang Kpop dance cover yang juga seorang influencer muda yang sukses. Memiliki kehidupan yang nyaris sempurna membuatnya bahkan tak sedikit pun pernah berpikir untuk menukar kehidupannya dengan orang lain. Di suatu malam yang gelap, sebuah mimpi buruk mengubah segalanya. Sejak itu Jihan tak pernah lagi merasa benar-benar puas atas hidupnya. Semua yang dimiliki seolah hanyalah hal yang sia-sia. Bak ada sesuatu yang berharga telah hilang dari dalam dirinya, gadis itu selalu merasa tak tenang. Seolah takdir bermain-main dengannya, Jihan yang minim pengetahuan tentang agama diharuskan untuk menempuh pendidikan di sekolah berbasis agama Islam. Citra seorang Kpop dance cover yang selalu menari dan berpakaian minim, membuatnya dipandang dengan sebelah mata. Jihan juga selalu terjebak dalam keputusan gegabah yang dibuatnya. Termasuk ketika Ia dengan mudah mengizinkan Raihan masuk ke dalam kehidupannya. Keegoisan dan kesalahpahaman terus memenuhi lembaran baru hidupnya. Hingga suatu hari, Ardhy, sahabat masa kecilnya datang untuk membantu Jihan menemukan kedamaian yang dicarinya selama ini. Sebuah kisah hijrahnya seorang Kpop dance cover menuju kedamaian dalam dirinya. Kedamaian macam apa? Dan apa saja yang akan dilalui Jihan demi mencapai hal yang sangat Ia dambakan? Berhasilkah Ia mendapatkannya? "Karena jika kau mau sedikit lebih tenang dan bercermin, kau akan menemukan jawaban itu di dalam dirimu sendiri"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as kecilnya
Read
+Library
SANG KAPTEN

SANG KAPTEN

Mengenai 10 tahun yang lalu itu! Reporter muda, Arbia Siquilla, menatap bergeming sosok yang berdiri di hadapannya dengan balutan seragam kebesarannya. Seragam dengan pangkat yang tidak main-main, dengan senjata laras panjang di tangannya yang kapan saja bisa dimuntahkannya peluru itu tepat ke arah kepala sang penodong si gadis. Narendra Axelle, kapten satuan polisi yang saat ini bertugas menangkap komplotan mafia dengan pimpinan yang saat ini sedang menodongkan senjata tajamnya ke arah pelipis Arbia. Dia adalah Arka Abianta, diketahui pimpinan mafia yang akhir-akhir ini begitu meresahkan. Erat hubungannya dengan misi sang gadis, reporter muda yang nekad terjun ke dunia jurnalis hanya untuk menemukan siapa pembunuh berantai kedua orang tuanya. Namun tak menyangka dalam peristiwa ini di bertemu dengan sosok cinta pertamanya 10 tahun yang lalu, namun bertepuk sebelah tangan. Alih-alih sebagai jembatan tali kasih sahabat terbaiknya, seorang dokter muda yang berbakat. Sayang, kehidupan berbalik. Sosok kapten yang sedang di hadapannya adalah tunangan sang sahabat. Bersamaan dengan peristiwa ini. Arbia juga menemukan fakta. Seorang Arka Abianta adalah teman di masa kecilnya sekaligus kakak angkatnya. Belum terbongkar siapa pembunuh berantai kedua orang tuanya, Arbia dan Axelle terlibat hubungan asmara yang menyebabkan pertikaian antara dirinya dan sahabatnya. Lebih parahnya lagi mana kala diketahui ayah dari sang ayah di klaim sebagai dalang pembunuhan berantai kedua orang tuanya 15 tahun silam. Dapatkah Arbia mengungkap misteri pembunuhan kedua orang tuanya, dan bagaimana hubungan Arbia dengan Axelle jika diketahui sang sahabat menentang keras pengkhianatan mereka? Tetap ikuti episode selanjutnya di sini SANG KAPTEN, bersama Saya: Ai
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 635 Times as kecilnya
Read
+Library
Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Keluarga Sempurna untuk Anak Tunadaksa

Mami Mochi
Terlahir dengan istimewa tak membuat Alara Diba Afsana putus asa dan minder di tengah kalangan anak seusianya. Sejak kecil, Alara di titipkan di rumah sang Nenek karena Papa yang sibuk bekerja. Sedangkan Mama? Alara tidak mengetahuinya. Papa tidak pernah menceritakan sosok Mama pada Alara. Tak ada yang mau terlahir seperti Alara, ejekan, hinaan hingga gunjingan Alara terima dengan diam tanpa melawan. Hingga suatu sore, Alara tak sengaja bertemu perempuan berhijab bersama beberapa anak seusianya yang tengah bermain di taman. Alara hanya melihat tak berani mendekat. Bunda. Setidaknya kata itu adalah kalimat yang mereka ucapkan kepada perempuan berhijab itu. Betapa murah senyum perempuan berhijab itu kepada mereka semua, bermain dan melempar canda bersama anak-anak begitu gembira. Lantas, tak sengaja kaki kecilnya berjalan menuju mereka. Ingin sekali Alara ikut bermain dan tertawa bersama, tapi apakah boleh? Apakah boleh Alara ikut merasakan kebahagiaan mereka ketika Alara sendiri terlahir dengan keistimewaan yang membuatnya dijauhi banyak orang? "Hai! Adek mau ikut bermain?" Tanya perempuan berhijab itu dengan nada yang lembut. "Bunda." Perempuan itu mengerutkan kening heran, lantas mengerti maksud kalimat "Bunda" dari Alara. "Iya, adek boleh kok panggil kakak Bunda. Sama seperti yang lain." Alara menatap perempuan berhijab yang tersenyum manis kepadanya dengan mata berkaca, "Boleh tidak Bunda jadi Bundanya Alara?" Perempuan itu merasa aneh dengan pertanyaan Alara, namun ia berusaha menanggapi pertanyaan Alara dengan senyuman, "Jadi adek namanya Alara, ya?" Alara mengangguk. "Iya, boleh kok Alara anggap Bunda jadi Bundanya Alara juga." Satu hal yang tidak perempuan berhijab itu sadari. Jika Alara menginginkan ia menjadi Bundanya, Bunda hanya untuk Alara. ***
1.1K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kecilnya
Read
+Library
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

"Mas, lebih baik kita bercerai saja, kita jalani hidup masing-masing. Dengan begitu kita tidak perlu saling menyakiti lagi," ungkap Siti Latifa pada Harsa Ishara, melalui notifikasi pesanya. Harsa yang tadinya memang ingin mengunjungi keluarga kecilnya di rumah mertuanya itupun, mendapati notifikasi pesan dari Latifa seperti itu segera merealisasikan niatnya, tanpa berkabar terlebih dahulu. Harsa tiba di rumah orang tua Latifa. "Astagfirullah!" ucap Siti Latifa. Siti Latifa menyingkirkan dengan cepat tangan kekar yang melingkar di perut yang memeluknya dari arah belakang tubuhnya. Ia sangat terkejut, kesadaran cepat ia kuasai, sehingga tidak sampai membuat kegaduhan di pagi buta seperti ini, di rumah kedua orang tuanya. "Mas Harsa? Mengapa dia bisa ada disini? Kapan dia datang?" guman Siti Latifa sembari berusaha mengumpulkan kesadaran. Ia lekas beranjak dari posisinya yang kini sudah berubah pada posisi duduk. "Sayang, kamu mau ke mana?" tanya Harsa pelan. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, dan dalam keadaan mata yang nampak masih terpejam, namun, satu lengan Harsa berhasil menahan laju sang pujaan hati untuk tetap berada di posisinya. Harsa berharap, sang istri, Siti Latifa, yang kerap dipanggil Ifa, itu, urung meninggalkannya. Karena, sejujurnya ia masih sangat merindukannya. Dengan memejamkan mata malas, sesaat Latifa berusaha meredam rasa yang sulit diartikan saat ini, akhirnya ia memilih sambil meredam kekesalannya dan masih tetap pada posisinya, duduk di tepi tempat tidur dan urung  hendak beranjak dari tempat tidur tersebut. Ada rasa bercampur aduk dalam hati Siti Latifa saat ini, antara rindu, kesal juga benci, ketika mengingat perlakuan suaminya terdahulu kepadanya. Namun, saat ini tentu bukan waktu yang tepat untuk mendeskripsikannya. Sungguh rasanya Latifa ingin pergi saja menghindari Harsa lebih dulu pada saat ini, jika tidak ingat akan membuat kegaduhan di rumah orang tuanya.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as kecilnya
Read
+Library
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.5K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as kecilnya
Read
+Library
PREV
1
...
161718192021
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status