Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuh Aku Lagi, Adik Ipar

Sentuh Aku Lagi, Adik Ipar

Ia lalu kembali memandang cangkir teh di hadapannya dengan murung. “Mbak Kay?” panggil Kaivan pelan. Kayla mendongak. “Mau cerita? Atau mau menangis dulu?” ***
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Soul System

Soul System

"Selagi menunggu, silahkan dinikmati teh nya." Kai mencium aroma teh hijau itu sebelum mengangguk dan Wang Xifan juga mengikuti setelah memastikan tidak ada yang aneh dari teh itu. Sembari menunggu, Kai berbicara pada Wigen. "Wigen, integrasikan 1001 Katalis Book padaku."
9.4145.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 4.9K Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
BILLIONAIRE LOVE STORY

BILLIONAIRE LOVE STORY

Wanita yang umurnya dua tahun lebih tua dari sang ibu itu, memang sejak kemarin tak henti menggodanya. “Namanya juga penganten baru Teh, kayak gak pernah ngalamin aja,” sambung adik dari sang ayah yang Kia panggil Embi. Dan akhirnya obrolan-obrolan yang membuat telinga Kia geli pun mulai terdengar mengisi dapur, sedang Kia hanya cengengesan tanpa menimpalinya kemudian segera masuk ke dalam kamar mandi untuk berwudhu.
1066.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

Totebag itu berisi minuman teh botol produk milik perusahaan Matsuyama. Tubuhku kaku dan kakiku sulit melangkah. Tiba-tiba mulutku kelu untuk bicara. Menyadari hal itu tiba-tiba saja Mas Gavrielle melakukan improvisasi. Di skenario tidak ada adegan jabat tangan apalagi berpelukan. Tapi suamiku nekat. Ia memelukku lalu ia berpamitan padaku seperti saat ia mau ngantor. “Cut……bagus.” Kata Sandra.
102.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 67 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Sekarang belenggunya sudah lepas. [Elsa, suamimu sekarang milikku.] Dia mencoba memprovokasiku, tapi hatiku tak mudah terguncang lagi. Niko menuangkan teh ke dalam cangkir dan menyerahkannya padaku. Sekilas, ia melirik layar ponselku dengan raut wajah khawatir, lalu berkata dengan suara dalam, “Nona.” “Semua penderitaan yang kau alami, aku akan menuntut balas untukmu.”
27.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 686 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Mistake

Mistake

kata adriell menutup pintu ini . thea menggeleng dia hanya ingin memakai kaos . tapi belum juga ke pake adriell malah udah masuk kamar duluan . "gue bikinin teh anget, biar perut lo enakan ". kata adriell . thea Mengangguk lalu memakai baju kebesaran kesukaanya saat ini . lalu duduk di pinggiran ranjang dan meneguk teh bikinan adriell . rasanya masih sama , sama seperti saat kita di hawaii dan dia membuatkan secangkir teh hangat yang membuat tubuh thea jadi hangat .
8.712.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 252 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Kesatria Tertinggi

Kesatria Tertinggi

Setelah sampai, Rune melihat Tedak berdiri sembari bersedekap melihat ke luar melalui jendela, kemudian langsung mengatakan, "Tedak, Peri tahu sesuatu tentang air berpetir itu." Rune tidak mendapat jawaban dari Tedak, kemudian memutuskan untuk bertanya, "Tedak, kenapa kau diam?" "Aku sedang melakukan telepati dengan anak buahku untuk mendatangkan Peri," jawab Tedak sembari terus melihat ke luar. Rune memutuskan untuk berdiam diri. Setelah beberapa saat, Tedak berbalik badan, kemudian duduk dengan memperlihatkan muka berpikir.
1013.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 401 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

kata Anita. "Mereka tidak bisa mengingat apapun, karena diganggu oleh penghuni hutan," kata Ela yang hanya bisa didengar oleh Kenya. "Kenapa mereka mengganggu kami?" tanya Kenya yang membuat teman-temannya saling menatap. "Kak Key bicara dengan siapa?" tanya Gendis. "Oh, bukan. Hanya bergumam. Sebaiknya kalian taruh tas dulu." Kenya mengantar mereka, sementara Akila masih berbaring di sofa. Bersambung
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

David mengangkat cangkir teh," , kalian berdua mengapa tidak mencicipi teh dari perahu ini?" Raihana mendengar kata-katanya dan merasa bahwa David dan pasangannya memiliki kebiasaan ingin orang lain mencicipi teh. Orang seperti dia yang tidak memiliki banyak pengetahuan tentang teh, hal yang paling tidak disukainya adalah mendengar pertanyaan seperti ini. Dia mengangkat kerudungnya, memperlihatkan dagunya yang berwarna gading. Raihana tersenyum sambil menyesap tehnya lalu menurunkan kerudungnya, dengan elegan meletakkan cangkir itu kembali ke atas meja.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang kedai teh dialog
Read
+Library
Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Mengubah Takdir Sang Antagonis dan Suaminya

Dan pemandangan di depan matanya terasa jauh lebih pahit. “Baik,” gerutunya kaku. “Mari kita bicara, Duke.” Ia melangkah keluar ruangan dengan hentakan kaki yang terdengar jelas, meninggalkan teh “pahit hitam”-nya begitu saja di atas meja. Saat Kael hendak menyusul, ia sedikit mencondongkan tubuh dan berbisik pelan, “Teh apa itu?” Valeriana menyunggingkan senyum kecil. “Teh penawar kesombongan,” jawabnya lirih. “Hati-hati, jangan sampai tertular virus narsisnya.”
9.938.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang kedai teh dialog
Ipakita ang mga Review (29)
Read
+Library
Arum Naru
suka bgt sejauh ini, selalu tunggu bab baru nya, tapi semoga bab nya gak sampai 300an keatas kayak yg lainnya, udh sring stop baca novel gara2 dibikin mutar2 sampai ratusan halaman yg gak tamat2 soalnya, padahal bab awalnya bagus2. sekian sedikit saran dan semangat buat penulisnya
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status