Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Hati Mencari Cinta

Dua Hati Mencari Cinta

Adiyaksa bicara pada anak perempuannya Fernanda mengangguk lalu tersenyum ke arah Kama. ”lngin mengopi atau mengeteh?” Kama tersenyum simpul. “Teh saja, lambungku sedang tidak bersahabat dengan kopi.” Dengan teh panas dalam poci porselen dan dua buah cangkir kecil, Fernanda membawa Kama mengobrol di teras samping.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

Lin Shuang tiba-tiba muncul, menawarkan secangkir teh karena dia tahu bahwa Di Tian akan pergi ke Benua Suci sebentar lagi. Di Tian, meski tidak haus, tetap meminumnya. Meski teh spiritual ini tidak meningkatkan kekuatannya, itu masih bisa menenangkan pikirannya. "Terima kasih," ujar Di Tian, lalu mengembangkan senyum yang dipaksakan. "Aku tidak pernah melihat Kakak Tian seperti ini. Apakah lawan kali ini berat?"
9.8443.0K viewsCompletedAdded to Library 11.5K Times as kedai teh dialog
Show Reviews (181)
Read
+Library
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Read All Reviews
Mantan Istri yang Kuselingkuhi Dimanja Bos Tajir

Mantan Istri yang Kuselingkuhi Dimanja Bos Tajir

Gantian jiwa kepo mak-maknya muncul. Terlihat Kartika sudah mengakhiri percakapannya di telepon dengan Adam. "Ssst ... tadi Adam bilang apa sih. Kok jawabmu iya-iya melulu. Coba kalau Adam ngajak nyemplung di laut kamu juga jawab iya," kata Adelia. "Tuh, kan. Kamu juga kepo guys," ledek Adelia. "Eih, siapa yang kepo? Cuman nanya doang aja." Adelia gengsi tidak mau di bilang kepoan meniru sikap Kartika.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

"Kalau dia duduk maka dia akan mulai cerita soal koleksi pisau barunya yang berkarat sehingga biarkan dia berdiri di situ. Tuangkan teh lagi buat istriku, Pelayan Kael." Kael cemberut dengan bibir manyun lima senti. "Tuan jahat banget padahal saya sudah latihan menuang teh gaya akrobatik." Meski mengeluh, Kael tetap menuangkan teh ke cangkir Aurelia dengan sangat hati-hati dan presisi sehingga tidak ada setetes pun yang tumpah.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Yaitu dengan menempelkan ujung jari telunjuk ke ibu jari. “Gue baik-baik aja. Lo tenang. Kan tau sendiri kalau sahabat lo ini badan baja,” sahut Katha sambil terkekeh. Di saat bersamaan Rabu kembali dari dapur. Di tangannya ada lima cangkir teh yang masih mengepul. “Badan baja apanya,” komentar Kandara. “Gue yakin kalau Rabu jadiin badannya sebagai tameng buat lo.”
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 623 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Dia melihat ke arah pintu yang kosong, kemudian mengambil secangkir teh Theo dan meminum semuanya dalam satu tegukan. Theo mencegat Kayla di sudut dari lantai dua ke lantai satu. Dia meraih tangannya dan menariknya ke dalam pelukannya. "Omong kosong apa yang kamu bicarakan? Kalau cemburu ya harus dilihat dulu, jangan seenaknya wanita mana saja langsung disandingkan denganku." Entah apakah karena ini adalah kedai teh, sehingga ada teh di mana-mana dan aroma teh melayang di udara, Kayla mencium aroma teh dari tubuh Theo.
9.6576.0K viewsCompletedAdded to Library 15.0K Times as kedai teh dialog
Show Reviews (172)
Read
+Library
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Read All Reviews
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Daisha menatap Claude dengan tatapan datar. Claude menenggak araknya sembari berbicara dalam hati. ‘Shankara, sebenarnya kau sedang berakting. Atau memang tidak tahu?’ Kaelith mengambil teko di sisi meja, menuangkannya ke cangkir kosong, menyodorkannya ke arah Daisha. “Teh saja.” Daisha menerima cangkir itu, ia sama sekali tidak membantah. Daisha meneguknya. Lalu kembali tersenyum.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Saking fokusnya, lelaki itu tidak peduli dengan pintu kamarnya yang terbuka dari luar. “Coba tebak apa yang udah gue dapat barusan?” tanya Reyga berjalan dengan dada membusung. “Wedang bajigur,” jawab Cade ngasal tanpa melepas tatap dari layar PC. “Wedang bajigur?” Hidung Reyga berkedut. Jawaban macam apa itu? “Ya bukanlah!” “Kacang rebus?” Apa lagi? Malah makin ngaco.
1086.0K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kedai teh dialog
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
Akad Yang Dijanjikan

Akad Yang Dijanjikan

Tanpa menjawab ucapannya aku memesan bakso dan es teh manis pada ibu kantin. “Bu, bakso sama es teh manis ya,” aku melihat ke arah tiara dengan ekspresi tanya ‘mau makan apa’ “Samain aja Zhi,” jawabnya “Dua ya bu,” lanjutku pada ibu kantin yang dijawab dengan acungan jempol. Aku kembali diam sementara Tiara sibuk dengan ponselnya. Kemudian dia menatapku dengan raut wajah bingung karena melihatku yang terus melamun.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Teka-Teki Gadis Terkutuk

Teka-Teki Gadis Terkutuk

Ray tersenyum bangga. "Jadi apa taruhanmu?" Viktor bertanya dengan nada ragu. "Aku bertaruh bahwa anak itu akan mati hari ini." Ray berkata tegas, sambil meneguk segelas nektar sampai habis tak tersisa. Viktor merasa terkejut dan mengiyakan, "Ini taruhan yang menarik. Kalau begitu aku akan mempertaruhkan seluruh hartaku, untuk kematiannya juga."
1.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status