Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

sahut Angga acuh. "Asing? Itu Alien, kah? UFO, kah?" tanya Pace. "Iya, itu Alien lagi pake Koteka," balas Angga yang kesabarannya sudah habis meladeni Pace. ( Koteka : Pakaian Adat Papua ) *** Bel pulang sudah berbunyi sepuluh menit yang lalu, namun Tasya belum juga pulang. Mungkin kali ini misinya harus berhasil. Ia berjalan pelan menuju ke lantai dua karena lututnya yang masih berdarah, dan berharap tidak ada orang yang mengetahui aksinya kali ini.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

"Walaikumsallam, Karin. Alhamdulillah mau menghubungiku. Terimakasih, semoga kamu selalu sehat juga, calon istri." Aku tersenyum, membaca balasannya, yang terbuat kata-kata calon istri. "Idih merayu," balasku, sambil nyengir kuda. "InsyaAllah, itu bukan rayuan, ehem." Ah, lagi-lagi balasannya, membuatku semakin betah main handphone. Kami saling bertukar pendapat, bertukar ilmu pengetahuan tentang agama, juga ke bisnis.
10100.2K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Thanks, bro. Titip Padma ya.” “Anytime.” Setelah Catra berlalu, Ksatria menatap Badai dengan tatapan isengnya lalu berkata, “Dai, mau minum apa?” “Kita bisa pesan saat nanti di atas.” Ksatria menjentikkan jarinya dan pura-pura tak mendengar ucapan Badai. “Good, aku akan pesan tequila dulu di bar. Siapa tahu ada satu atau dua perempuan yang bisa kenalan sama aku.”
6.0K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

Mereka ingin memereteli Ateera dengan berbagai pertanyaan, tapi mereka cukup sabar dengan menunggu kalimat apa yang akan diucapkan oleh Ateera. “Aku berharap kita fair, berita yang akan kalian tulis jujur dari apa yang kalian dengar dari aku saat ini. Juga, kalian akan mendapatkan keuntungan yang lebih karena mendapatkan berita tentangku. Simbiosis mutualisme perlu ya!” ucap Atira dengan terkekeh, sebagai pembuka dari rangkaian kalimatnya.
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 726 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Istri Kedua Om Bara

Istri Kedua Om Bara

Ingin rasanya ia turun dan bergabung dengan Keira, merasakan kedamaian yang sama. Namun, belum sempat ia melangkah, sosok Bara muncul di taman. Pria paruh baya itu menghampiri Keira dengan langkah ringan, tangannya membawa secangkir teh hangat. Kevin melihat bagaimana wajah Keira berubah cerah saat melihat Bara, bagaimana gadis itu menerima cangkir teh dengan senyuman hangat. "Jangan terlalu lama di bawah sinar matahari," ujar Bara, suaranya terdengar lembut bahkan dari jarak Kevin berdiri. "Ini kubawakan teh hijau, bagus untuk kandunganmu."
102.9K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

" Naura : Gak! Lagi isi TTS. Jawab aja napa sih ah! Kak Arabella : Lo berhutang Victoria Secret sama gue. Coba aja bujuk pakai makanan kesukaannya. Ah coklat, Keylan kan suka coklat. Naura menoleh ke Keylan. "Key, kita makan coklat yukkkk." Keylan masih loncat-loncat. "Gak mau!! Keylan mau loncat-loncat aja!" Naura menghembuskan napas dan mengetik lagi.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Adithya merasa ada yang tidak beres. Della menatapnya lekat-lekat. “Kenapa kau tidak bertanya tentang insiden aku yang disiram teh?” “Kalau kau tidak ingin membicarakannya, aku tidak akan memaksa,” jawab Adithya ringan. “Aku bukan tukang gosip. Jangan tertipu sikapku yang suka bercanda—aku tahu batas.” Ia berdiri, mundur beberapa langkah, lalu mengibaskan air di tubuhnya, seolah-olah ada air masuk ke telinganya.
9.6K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Jerat Ambisi Penguasa Kejam

Jerat Ambisi Penguasa Kejam

jawab Edzhar sambil melirik Victor, jelas-jelas ingin memprovokasi pria itu. Alih-alih terprovokasi, Victor malah menyesap Turkish Teanya atau yang biasa juga disebut dengan Caydanlik. Teh yang sangat berbeda dengan teh pada umumnya, karena teh khas turki ini memiliki rasa yang kuat, dan sudah terasa manis meskipun tidak ditambahkan gula.
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Leo menunjukkan ekspresi menyesal. Kai tiba-tiba berkeringat dingin. Namun, dia masih memaksa dirinya untuk tenang. "Aku secara khusus meminta seseorang menyiapkan teh ini untukmu. Bagaimana mungkin teh ini kotor?" "Karena menurutmu bersih, minumlah semua teh yang tersisa di teko." Leo menyeringai. Kai kaget. Kemudian, dia berbalik dan berlari menuju pintu.
9.372.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kedai teh dialog
Read
+Library
Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Ia melangkah perlahan menuju sofa kulit, jemarinya menyapu lembut sandarannya. “Mau minum teh? Teh Dragon Well terbaik, dipetik sebelum musim panas.” Adeline tetap tak bergerak. Tubuhnya yang ramping dalam kebaya hijau zamrud berdiri tegak seperti bambu. “Sebetulnya apa yang kau inginkan? Begitu banyak rencana kau susun, mustahil hanya untuk mengajakku minum teh sambil mengenang masa lalu.”
9.2233.1K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as kedai teh dialog
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status