KKN Di Desa Metanoia
jelas Vina perlahan menyandarkan kepalanya ke pundak Afrian yang tertunduk, penjelasan yang ternyata hanya ditanggapi dengan deham singkat semata.
Saling memejamkan mata satu sama lain dan tidak memikirkan perasaan, pikiran hanya terfokus pada waktu pelaksanaan KKN, program kerja, keselamatan dan keamanan, bahkan tidak lagi memikirkan kesehatan juga kenyamanan. Asal masih tetap hidup dan harga diri terjaga itu sudah lebih dari cukup, setidaknya itulah yang para mahasiswa pikirkan selama di Desa Metanoia.