Bayangkan berdiri di permukaan Mars, di mana langit berwarna merah muda pucat karena debu halus yang terbang di atmosfer tipis. Mars bukanlah tempat yang ramah, tapi justru itu yang membuatnya menarik. Gravitasi hanya 38% dari bumi, dan suhu bisa turun hingga -60°C di siang hari. Tapi sains terbaru menunjukkan kemungkinan adanya air dalam bentuk es di bawah permukaan, bahkan mungkin danau asin cair.
Koloni manusia di Mars masih jauh dari kenyataan, tapi perusahaan seperti SpaceX sudah merancang rencana untuk membangun kota di sana. Tantangan terbesar bukan hanya teknologi, tapi juga bagaimana manusia bisa bertahan secara psikologis di lingkungan yang begitu asing dan terisolasi. Aku sering membayangkan bagaimana rasanya melihat matahari terbenam yang lebih kecil dari bumi, atau berjalan di lembah kering yang dulunya mungkin dipenuhi air.