Two Side
ujarnya terkekeh dengan salah satu tangan menutup mulut kecilnya itu.
“Entahlah? Semua orang punya satu sisi yang tak pernah ia perlihatkan kepada orang lain kecuali orang itu benar-benar percaya.” Kata-katamu kembali membuatnya tertegun, seolah mengambil hikmah dari setiap diksi yang terucap. Bianglala berhenti sejenak pada titik tertinggi, membuat kalian terkejut hingga sedikit takut. Menatap ke bawah, melihat seseorang memasuki bianglala yang tak terisi oleh siapa pun. “Hmm ... lihatlah, sebuah anugerah dan kemegahan yang Tuhan ciptakan lewat umatnya sebagai perantara. Sungguh sangat memikat hati,” lanjutmu lirih mencoba mengubah kerisauan menjadi kebahagiaan.