Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sakit yang Menyenangkan

Sakit yang Menyenangkan

ucap salah satu teman Charity. "Aku juga." "Aku juga." Pada akhirnya sahabat Charity meninggalkan satu per satu ruang tunggu itu, Avarice tak bisa mendonorkan darahnya karena dia pernah terkena malaria dan Greed sendiri tak bisa karena golongan darahnya A, sampai sekarang ia benar-benar tak berguna. "Sudah puas, Greed" ucap Mr. Ardour dingin, Greed menatap sosok mirip dengannya sekilas.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

“Kamu nggak apa-apa?” Dirga menyeka sisa darah di sudut bibirnya dengan punggung tangan. Wajahnya masih menyisakan senyum tipis, tapi kali ini tidak seprovokatif tadi. “Enggak kok. Cuma berdarah sedikit,” jawabnya dengan nada santai. Nadine mengernyit. “Tapi keliatannya parah." Dirga mengangkat bahu santai. “Ini cuma luka kecil.”
10325.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Bahkan gigitan itu sampai menegeluarkan darah, saat proses pemasangan infus yang menyakitkan. Tak lama, adegan berganti: sang gadis kecil menangis dengan dagu yang robek akibat jatuh di kamar mandi. Wanita itu tak kuasa melihat gadisnya meraungkan namanya, sehingga ia memegangi tubuh gadis kecil itu dengan tangan yang bergetar hebat, sementara ia sendiri mengidap phobia parah terhadap darah dan peralatan medis.
922 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Perjanjian Terlarang

Perjanjian Terlarang

“Ya, sakit. Bawaan dari lahir.” “Kalau aku boleh tahu. Abi sakit apa, Bibi?” “Kelainan darah. Kau pernah dengar tentang Thalasemia? Atau kau mungkin selalu lihat Abi baik – baik saja?” Moreau menggeleng samar sambil menipiskan bibir—bukan untuk pertanyaan terakhir. Sebenarnya agak terkejut. Namun, berusaha mencegah suatu reaksi berlebih dalam dirinya. “Ibuku tahu?” Dia bertanya, ingin memastikan setelah tidak melihat dampak dari sikap ibunya yang berbeda.
1032.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
SURGA YANG TAK DIINGINKAN

SURGA YANG TAK DIINGINKAN

Carina bergegas berlari memanggil dokter dengan penuh kekhawatiran. Dokter segera datang dan memeriksa kondisi Katy. Tidak lama kemudian ia memindahkan gadis itu ke ruang ICU. karena kondisi kesehatannya menurun drastis akibat tekanan emosional yang berat. Ia butuh perawatan intensif dan pengawasan ketat dalam beberapa hari ke depan.
9.726.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

Terlalu berbahaya jika dilakukan. Mobil menabrak keras batang pohon besar di depannya dan menimbulkan guncangan hebat di dalam mobil. Sekuat tenaga Xabiru menegakkan badannya agar tak terbentur ke depan, tapi sia-sia. Kepalanya menghantam keras bagian yang ada di depannya yaitu stir kemudi. Cairan merah seketika keluar dari kepalanya. Xabiru refleks mengusap sesuatu berair di atas sana seraya memijat rasa sakit yang menderanya. "Darah," gumamnya lirih saat melihat noda merah di tangan. Kepalanya terasa pusing dan pandangan mulai mengabur. Lalu … Xabiru tak sadarkan diri.
929.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 961 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Penguasa

Obsesi Sang Penguasa

“Golongan darahnya apa?” “O negatif,” jawab Kaveri cepat. “Dan stok kita menipis. Apa kita bawa dia ke rumah sakit—” “Tidak mungkin!” potong Byakta. “Ini terlalu beresiko. Lagi pula, peralatan di ruang operasi kita juga sudah lengkap.” Byakta langsung berdiri lebih tegak, meski tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih. “Ambil punyaku. Darahku sama dengan Rival.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Bukan Suami Sempurna

Bukan Suami Sempurna

Betrand yang membawa kotak P3K langsung mengobatinya, meski sebenarnya ia tak tahu bagaimana langkah untuk mengobati wajah memar dan membersihkan darah itu. Melihat Betrand yang kebingungan, gadis itu langsung mengambil alih dan mengobati Bara. Bara langsung menepis lengannya. “Aku enggak mau kamu yang ngobatin!” tolaknya. “Sudah, jangan bantah! Anggap saja aku dedemit, kan kamu tadi ngomong gitu,” jawabnya. Betrand tersenyum melihat Bara tak menbantah gadis itu, ia tidak menyangka bahwa kerasnya hati sahabatnya itu bisa runtuh karena gadis itu. “Kamu kelas berapa?” tanyanya.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

"Apa yang membuat Ibu begitu sangat terkejut? Apakah karena Bi Narsih mengatakan bahwa kami akan makan dengan menu ikan asin, Ibu jadi sangat terkejut mendengarnya?" tanya Bara dengan nada yang serius pada Hasmi. "Ah, maaf. Apakah ikan asin itu, Pak Bara yang makan?" "Saat ini saya tidak punya masalah dengan tekanan darah. Makan sedikit ikan asin saya rasa tidak masalah."
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kevin Katzuki
nah, klo di sebelah tu orang orang nulis genre ibu susu melenceng dari niat mulia ibu susu klo yg ini enggak pasti karena penulisnya sudah tak diragukan lagi karyanya selalu memotivasi, semoga diberi kesehatan ya biar ttp update
Fei Riffei
gue sebenarnya kurang suka baca genre ibu susu, karena bnyk buku genre ini yang salah kaprah waktu buat alurnya, tapi pas baca buku ini wow bener, senpai Mitha memang tak diragukan lagi setiap buat buku, tema boleh sama tapi senpai Mitha ini selalu buat tokohnya punya adat timur khas Indonesia keren
Baca Semua Ulasan
Tahanan Berdarah Manis

Tahanan Berdarah Manis

Untungnya tidak ada siapa pun di tempat pemakaman umum, jadi Karina bisa bebas berbicara apa pun tanpa takut dicap sebagian orang gila karena ucapannya yang tidak masuk akal. "Dia berkata kalau darahku rasanya manis. Tapi, menurutku itu sangat aneh jika rasa darahku manis." Karina masih ingat jika dulu dia pernah menjilat darahnya sendiri. Jadi, dia tidak percaya saat Isaac mengatakan bahwa rasa darahnya manis. Meskipun darah mengandung gula, namun bukan berarti rasanya akan manis, bukan?
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bab berdarah segar tapi tidak sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status