Pewaris Pedang Sulur Naga
Eka walukisan orang naik kudatempat duduk di punggung kudakerja bagai kudabagaikan pungguk merindukan bulan
sambung pemuda itu, hangat dan wanginya wedang sereh sedikit banyak membuat tubuh mereka bersemangat.
"Konon, Pendekar itu menetap di sebuah pulau yang sangat jauh dari tanah Jawa Dwipa. Namun, ada kabar bagus mengenai Pedang Sulur Naga. Den Mahisa Dahana lah yang lebih tahu." Ki Gondo kembali melirik Mahisa Dahana. Berharap dengan melalui keterangan dari adiknya, Paksi Jingga akan lebih menghargai Mahisa Dahana, juga menyetujui usulnya tadi.