Cobalah berhenti tentang dia yang memiliki kekasaan dan harta, meski pun itu fakta.
"Tuan bicara begitu karena tuan dan aku berbeda. Tuan ada di posisinya, itu sebabnya bagi tuan dia sangat mudah karena setara. Berbeda denganku, aku tidak memiliki kendali apa pun selain antispasi."
"Hindari lelaki seperti Luis. Aku juga tidak baik, tapi Luis sangat arogan dan tidak ingin merasa kalah. Kamu harus berhati-hati padanya. Jika bisa, pergilah dari desa ini, Ann."
Charles mulai kesal dengan tingkah lalu Nathalia.
"Tidak bisa! ini pesta ulang tahun temanku, tentu Aku harus hadir." Jawab Nathalia santai sembari memakai lipstik di merah merona di bibirnya.
Theodore segera di letakkan di box bayinya. Charles menghampiri Nathalia dan memegang lengannya erat.
"Apa-apaan kamu ini, Char. Sakit, lepaskan!" protes Nathalia dengan perlakuan Charles yang cukup kasar padanya.
untuk Pembaca setia saya hanturkan banyak terima kasih, karena sudah menyukai cerita yang saya buat. Tetapi saya minta, agar memberikan komentar yang bijak dan tidak kasar ...
Yang ada di buku ini hanya cerita halu/karangan/fiktif jadi jangan terlalu terbawa emosi dan akhirnya berkata kasar ...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya
Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api
cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Kata-kata wanita itu membuatnya penasaran juga.
“Siapa ilustatornya?” celetuk Marcel, cover desainer Sirius. Ia merupakan karyawan termuda di perusahaan. Usianya baru sembilan belas tahun dan ia seorang blasteran Korea-Inggris.
Ketua Tim Baek perlahan mengarahkan pandangannya pada Ae Ri. Semua orang mengikuti arah pandang wanita itu. Ae Ri sendiri langsung kebingungan mendapat tatapan tajam dari seniornya itu.
Hidan melempar pedangnya ke tanah dan memasang kuda-kuda.
"bersiaplah dan keluarkan pedangmu"
Artur mengeluarkan pedangnya dari tasnya dan melempar tasnya ke tanah namun dia tak mencabut pedang dari sarungnya.
"hah itu kan pusaka legendaris itu kenapa dia bisa mendapatkanya" ujar orang-orang disana.
Hidan tersenyum dan berlari ke arah Artur menerjangkan pukulanya, dengan sigap Artur menghindarinya tanpa kesulitan.
teriak Reyna keras.
"Hei! ini aku Alvaro Maquella Honors, bukan hantu. Enak aja kalau ngomong, pengen tak gampar kamu ya?" ucap Alvaro sambil menarik bagian belakang baju seragam Reyna.
"Eh." Reyna memutar kepalanya pelan. "Eh, kak Alvaro. hehe, maaf kak? aku kira hantu, maaf ya? please?" Reyna menyatukan kedua tangannya, meminta maaf.
Dia menolak pertemuan dengan Debbie dan berusaha menjaga jarak darinya.
Di sisi lain, Puspa dan Nathan berhasil mengidentifikasi seseorang yang mereka yakini merupakan otak di balik semua konspirasi ini. Orang itu adalah seorang mantan karyawan Core Farmasi yang pernah dikeluarkan oleh Andre karena penyelundupan informasi rahasia perusahaan.
"Mungkin dia ingin membalas dendam," kata Puspa kepada Nathan. "Dia memiliki akses ke banyak informasi sensitif tentang perusahaan, dan itu bisa digunakan untuk merusak reputasi Core Farmasi."
Mereka yang masih begitu muda dan polos, belum mengerti tentang pahitnya masa depan hanya mampu menyusun setiap langkah agar bisa bersama.
Namun kini, baik Adam ataupun Azizah, dihadapkan dengan sebuah kenyataan nan memilikan, tentang cinta yang terhalang oleh harta. Klise, itulah yang Adam rasakan, meski begitu dia tetap mengusap layar gawai dengan ibu jarinya hingga pesan dari gadis yang begitu didamba muncul.
[Azizah berharap, Abang Adam bisa lebih berusaha. Azizah pun terus berdo’a. Ayah terus mendesak sampai bertengkar dengan mamak.]