KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Lelaki yang malam tadi mereguk madu bersamaku, bahkan dalam mimpinya masih menyebut nama perempuan masa lalunya itu.
“Mas, Mas! Bangun!” Aku abaikan hati yang sakit, lantas kutepuk-tepuk pipinya.
“Mas, bangun!” Perlahan kedua matanya terbuka. Lantas dia menyipitkan mata dan mengerjap beberapa kali.
“Kenapa lihatin aku seperti itu, Mas? Aku Kya, istrimu.” Aku menekankan kata-kata istri.
“Astagaaa, sorry!” Dia menggelengkan kepala dan menyeka keringatnya. Aku duduk pada tepi ranjang dan menatapnya.