ONE NIGHT STAND
"Maksudku obat itu, kiss... Just kiss..."
Mischa sontak melotot. "Kamu itu apa-apaan sih? Ini kantor, kalau ada yang melihat bagaimana?" protes Mischa, meski dalam hati, dia juga menginginkannya.
"Tapi sekarangkan kita hanya berdua, tidak akan ada yang melihat, boleh ya? Sebentar saja... Pleaseee... Kalau tidak kepalaku akan sakit terus... Aku harus meeting nanti, mana bisa aku meeting sementara kepalaku sakit, kamu tidak kasihan padaku?" rengek Xander seperti anak kecil.