Obsesi Gila Suamiku
Satu kata itu meluncur begitu saja, namun dampaknya cukup untuk membuat jantung Agus berdegup dua kali lebih cepat.
"Saya mulai merasa kalau ada seseorang yang sedang menyalahgunakan kepercayaan besar itu."
Agus tetap bergeming. Ia tidak mencoba menyela, tidak pula mengajukan pembelaan diri. Tatapannya mendadak layu, terlempar lurus ke arah lantai marmer di bawah sepatu mereka.
Halim memajukan sedikit posisi duduknya. "kemarin sore, tepat sehari sebelum debut siaran Kenzo, ada penyusup yang nekat mengubah materi berita utama di server pusat."