Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku
“Lah, aku kan sudah ngomong makasih? Aku juga udah ngecup kening kamu. Apa itu kurang?”
“Buatin aku kata-kata romantis dulu baru kamu boleh tidur!”
Bryan menghela napas pasrah menghadapi sikap istrinya yang kembali seperti semula.
“Kata-kata romantis apa yang harus aku buat, sayang?”
“Terserah.”
“Yaa, terserahnya yang gimana?”
“Pikirin aja sendiri, Mas.”
“Astagfirullah.” Bryan hanya bisa mengelus dada dibuatnya. “Bentar deh, aku mau cari contekan dulu.”