Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

Di Bawah Kuasa Tiga Majikan Tampan

“Aku adalah Moretti! Aku tidak akan mati sebagai tawanan! Aku akan mati sebagai penguasa atas ajalku sendiri!” Moretti menoleh ke arah laut lepas yang membentang luas di bawah tebing. Di sana, karang-karang tajam tampak seperti taring-taring hitam yang siap melahap apa pun. Ia menarik napas panjang, menatap Damian untuk terakhir kalinya dengan tatapan yang penuh kebencian murni. “Mati kau, Leonardo! Matilah bersama seluruh klannmu!” teriak Moretti dengan suara yang pecah.
1017.0K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as klein moretti quotes
Read
+Library
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

tanya Sisi dengan mata berkaca-kaca. Kenzo tersenyum miring, senyum predatornya yang paling mematikan kembali muncul. "I promise. A Moretti never breaks his word. I will turn their world into ashes." (Aku janji. Seorang Moretti tidak pernah ingkar janji. Aku akan mengubah dunia mereka menjadi abu.) Kenzo berjalan keluar dari ruangan dengan langkah lebar, jas hitamnya berkibar menunjukkan otoritasnya. Di lorong, ia berpapasan dengan Leon yang datang untuk menjemputnya.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as klein moretti quotes
Read
+Library
Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Dibenci Suami, Dicintai Sahabatnya

Di bawahnya, sebuah pesan singkat muncul. ​[Buka pintu rumahmu, Tuan Moretti. Mari kita bicara tentang bagaimana aku bisa memberimu keuntungan dua kali lipat dari Arka, atau bagaimana aku bisa menghancurkanmu dalam lima menit ke depan.] ​Belum sempat Moretti mencerna ancaman itu, ​ponselnya berdering. Ia mengangkatnya dengan tangan yang sedikit bergetar.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as klein moretti quotes
Read
+Library
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

katanya ringan, “saya mulai mengerti kenapa Signor Moretti makin sulit diajak hadir sendirian.” Beberapa orang tersenyum tipis. Tatapan mulai bergerak ke Elena. Tidak vulgar. Jauh lebih halus dari itu. Seperti orang-orang kaya yang terbiasa membedah sesuatu tanpa perlu menyentuhnya langsung. Pria itu melanjutkan, masih bernada santai. “Mungkin sebentar lagi keluarga Moretti akan mengadakan pesta besar.” Tawa kecil muncul.
946 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as klein moretti quotes
Read
+Library
Truly in Love 2

Truly in Love 2

"Saya tidak keberatan tidak dibayar, Professor Moretti..." Mereka berdua tertawa lagi. Alena mulai merasa tidak nyaman, karena ia curiga yang dimaksud Luis adalah menari bersama dirinya. Professor Moretti kembali memandang Alena. "Kamu punya keanggunan seperti seekor angsa, Alena... Sepertinya cukup untuk hari yang melelahkan ini. Tapi saya pribadi senang, karena we save the best for last…," kata Professor Moretti dengan nada serius, sambil menatap Alena dan tersenyum ramah.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as klein moretti quotes
Read
+Library

Frequently Asked Questions

Ada satu baris dari karya Ahmad Tohari yang selalu membuat aku terhenyak setiap kali teringat: 'Srintil menari bukan karena ia mau, melainkan karena kehendak orang-orang di kampung.' Kutipan ini sering dikaitkan dengan novel 'Ronggeng Dukuh Paruk' dan jadi semacam simbol tentang hilangnya kebebasan individu di bawah tekanan tradisi.

Buatku, maknanya berlapis. Di permukaan, itu bicara soal Srintil—seorang perempuan yang dipaksa menjadi ronggeng oleh harapan dan kehendak kolektif masyarakatnya. Lebih jauh lagi, baris itu menggarisbawahi bagaimana institusi sosial bisa mengontrol tubuh dan pilihan seseorang, terutama perempuan. Di desa fiksi itu, tarian bukan cuma soal seni; tarian adalah mata uang sosial, hiburan, dan alat kuasa. Ketika kehendak individu tertindas oleh norma yang dianggap "lebih besar", pilihan pribadi jadi hampir tidak ada.

Aku pernah membaca ulang bagian ini sambil merasa marah dan simpatik sekaligus. Kutipan itu bikin aku mikir soal betapa rapuhnya kebebasan ketika diliputi adat, ekonomi, dan ekspektasi. Makanya, selain sebagai kalimat yang menyentuh, ia juga jadi panggilan untuk mempertanyakan struktur sosial—siapa yang diuntungkan dari tradisi, dan siapa yang harus menanggungnya. Akhirnya aku selalu tutup buku dengan rasa bahwa cerita sederhana bisa membuka mata tentang ketidakadilan yang rumit.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status