Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Terjerat Cinta Terlarang di Ruang Konsultasi

Sejak itu, Revan memilih untuk tenggelam dalam pekerjaan barunya. Revan membuat yayasan atas nama ibunya, membantu sekolah dan anak-anak yang kurang mampu. Jika dia tidak bisa membahagiakan orang yang dia cinta… setidaknya dia masih bisa berguna untuk orang lain. Pagi itu, mobil hitamnya masuk ke daerah Sanvara. Udara desanya sejuk dan lembap karena hujan semalam. Bau tanah basah tercium sampai ke dalam mobil. Revan duduk di belakang, menatap keluar jendela dengan tatapan kosong.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as revan adalah
Read
+Library
Anak dari Sang CEO

Anak dari Sang CEO

Ia justru menarik tangan itu menjauh dari wajah Arra, lalu menghempaskannya pelan ke samping. “Dia bukan hama, Mom. Dia karyawan Revan,” ucap Revan tegas. “Dan di gedung ini, Revan yang berkuasa. Bukan Mommy. Ingat satu hal—ini bukan Alendra Corp, tempat Mommy bisa bersikap semena-mena.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as revan adalah
Read
+Library
Pengantin Pria Pengganti

Pengantin Pria Pengganti

Dia pun langsung mempercepat langkahnya, untuk menemui Mia. “Evelyn?” Tiba-tiba suara yang terdengar akrab memanggil dirinya dari kejauhan. Begitu dia menoleh, Ternyata saat matanya mencari asal sumber suara itu, dia melihat Revan yang turun dari sebuah mobil dan berjalan ke arahnya. Revan mengenakan kaos putih polos casual dengan celana berwarna coklat. Dia berjalan melawan cahaya matahari hingga wajah tampannya, tampak bersinar dan menarik perhatian banyak orang.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as revan adalah
Read
+Library
Extraordinary Captain

Extraordinary Captain

Tapi apa iya, Revan akan memakainya? Revan tersenyum mengingat kejutekan Vanessa dan betapa antusiasnya dia saat membicarakan idolnya. Padahal Revan juga tidak mengerti. "Bang! Rere masuk yaa?" Buru-buru Revan menyimpan benda itu dan membukakan pintu untuk Rere. "Kenapa sih, Rere nggak boleh masuk? Kayak kamarnya ada harta karun aja," "Mau apa?"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as revan adalah
Read
+Library
We Are

We Are

Diana tanggap segera pergi mengambil tas Revan. "Jadi dia ternyata," gumam Valen tersenyum. Revan mengangkat alisnya, "Kenapa?" *****
106.3K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as revan adalah
Read
+Library
Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Tiba-tiba Menikah Dengan Mantan

Dan akhirnya… dia datang. Revan mengenakan jas abu muda, kemeja putih, tanpa dasi. Wajahnya tenang, tapi tajam. Di belakangnya, berdiri Anaya—rambut di kuncir sederhana, wajah tanpa riasan, tapi sorot matanya… kuat dan tegas. Revan berdiri di podium. Ia memulai tanpa basa-basi. “Saya tahu banyak pihak sudah membaca berita yang beredar. Saya tidak akan menghindar.”
1.8K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as revan adalah
Read
+Library
After 30

After 30

Lia tersentak saat mendengar suara berat seseorang yang sangat dia kenal, dengan refleks Lia menoleh dan benar saja, di lihatnya Revan berdiri di belakangnya. Revan mengenakan sweater tipis warna tosca dan celana panjang berwarna khaki,dia terlihat sangat sempurna dengan rambut yang sedikit acak-acakkan dan hampir menutupi matanya. “Revan?”pekik Lia antara kaget dan senang. Seketika dia langsung berlari menuju Revan dan memeluknya.
1014.0K viewsOngoingAdded to Library 323 Times as revan adalah
Read
+Library
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Alya hanya tersenyum sopan. Dari lantai atas, suara langkah kaki terdengar. Seorang laki-laki turun perlahan. Tatapannya tajam dan dingin. Itulah Revan, anak tunggal Tante Ratri dan Pak Arman. Usianya dua puluh lima tahun. Alya mengenalnya hanya sebatas pernah bersalaman di acara arisan dulu. Kini, matanya menatap Maya tanpa senyum. Lalu pindah ke Alya. Tatapan itu tidak ramah.
10115.2K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as revan adalah
Read
+Library
Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft

“Pak Aditya!” Aditya menoleh, dan betapa terkejutnya dia saat melihat Revan yang datang. Dengan setelan abu-abu rapi dan raut serius, berjalan cepat ke arahnya. Di tangan Revan ada map tebal berlogo Vancroft Innovation, dan dari caranya menggenggam, Aditya tahu, ini bukan sekadar urusan bisnis biasa. “Oh Pak Revan? Maaf saya sedang terburu-buru,” ujar Aditya, nada suaranya terdengar tak sabar.
9.985.3K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as revan adalah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status