Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Baru Untuk Om Duda

Istri Baru Untuk Om Duda

“Belajar saja yang rajin, nanti juga kamu bisa keren.” Aziz menambahkan, “Makanya, punya mentor yang tepat itu penting.” Kalimat itu meluncur begitu saja. Mentor yang tepat. Alena teringat malam ketika ia berkata ingin bekerja. “Kamu mau apa? Jadi guru SD di mana?”
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta

Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta

"Kalau begitu, aku akan menanyakan pendapatnya nanti." Alex tiba-tiba menjadi serius. "Saat ini, banyak orang berbakat yang nggak punya kesempatan. Fondasi yang dibangun orang tua pada akhirnya untuk generasi mendatang, yang merupakan kesempatan yang nggak akan dimiliki banyak keluarga sepanjang hidup mereka. Jadi, bagi banyak orang biasa, bukankah menempuh jalan belakang adalah sebuah kesempatan? Lagian, nggak semua orang berbakat bisa bertemu dengan seorang mentor."
9.4547.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai mentor mentee quotes
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Irwan Pratama
terhibur pling tdk karakterny hidup...Jason ini wataknya mirip Jason d novel pembalasan istri yg tertindas mirip jg SM Steven d novel cinta kita SDH sampai ujung sekali bisa ngeluarin prasaan lsg bucin...dan lagian jason SM sindy jg g ad hbgn fisik ujungnya Krn cm rasa bersalah
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Shalaff The Magic Of Prayer

Shalaff The Magic Of Prayer

*** Quotes , " Allah tidak pernah lalai dengan semangatmu, usahamu, harapanmu, dan doa-doamu. " - ShalaffTheMagicOfPrayer - Dear pembaca, Jangan lupa untuk kasih rating dan komentari ya.. Dukung terus agar kami dapat berkarya, jangan lupa masukan Anda. Terimakasih sudah membaca.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Suara murid-murid pun bersahutan, "Selamat pagi, Bu Wanti." Tanpa berlengah, Bu Wanti langsung mengarahkan pandangannya kepadaku yang duduk di baris ketiga. "Aya, bagaimana, apa kamu masih sanggup jadi mentor Biru?" tanyanya dengan nada serius. Aku menarik nafas dalam-dalam sebelum menjawab, "Masih Bu," suaranya terdengar agak ragu. Dalam hati, aku sebenarnya merasa kesal karena harus belajar bersama Biru yang selalu acuh tak acuh dan tidak menunjukkan minat untuk belajar. Namun, mengingat antusiasme orang tuanya, aku hanya bisa bertahan dan berusaha sebaik mungkin.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

“Pelajaran terbesarnya bukan tentang ambisi. Tapi tentang keberanian untuk mengakui bahwa aman tidak selalu berarti benar.” Aku menutup presentasi tanpa tepuk tangan yang meriah. Tapi aku melihat sesuatu di mata mentor—sebuah pengakuan yang tenang. Setelah sesi itu, seorang peserta perempuan mendekatiku. Namanya Elara, dari Amerika Selatan. Senyumnya hangat, matanya jujur. “Apa yang kau katakan tadi… aku merasa sedang mendengar diriku sendiri,” katanya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Cahaya di Bandung

Cahaya di Bandung

Kang Roky tertawa kecil, "Ngga ada trik khusus, Lita. Saya cuma berusaha menjadi diri sendiri dan mengikuti alur kehidupan dengan penuh semangat. Setiap orang punya keunikan masing-masing, termasuk kalian." Jihan memberanikan diri untuk bertanya, "Kang Roky, apa rahasia supaya bisa menjadi mentor yang inspiratif?" Kang Roky memandang kami dengan serius sejenak sebelum menjawab, "Rahasianya sederhana, teman-teman. Jadilah pendengar yang baik, selalu siap membantu, dan ingatlah bahwa kalian juga sedang belajar. Setiap interaksi adalah kesempatan untuk tumbuh dan saling memperkaya."
91.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

“Meskipun Aku sudah pensiun, Aku akan selalu siap membantu kamu dengan apa saja yang kamu butuhkan. Ingatlah bahwa pengalaman adalah guru terbaik, dan tidak ada salahnya untuk meminta bantuan ketika kamu membutuhkannya.” Ares mengangguk dengan penuh rasa hormat. “Saya akan selalu ingat nasihat mu itu, Ayah,” jawabnya dengan senyum hangat. “Dan saya akan memastikan bahwa perusahaan terus berkembang dan mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi.” ***
856 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Mahligai yang Ternodai

Mahligai yang Ternodai

Mentoring itu sudah jalan selama setengah jam. Para murid begitu anteng memperhatikan Nazwa bicara. Sesekali mereka tersenyum malu ketika kata-kata Nazwa menyinggung diri mereka. Seperti pertanyaan Nazwa yang berbunyi. "Hayo, siapa yang pernah diam-diam naksir kakak kelasnya?"
9.810.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Dia terus menuntunku berjalan ditengah tatapan heran beberapa karyawan yang berada di kantor ini. "Biarkan saja, jangan diladeni mantan Kakak tersebut. Ingat Kak, slogan buanglah mantan pada tempatnya. Lempar ke dasar paling dalam. Kalau terlihat, dorong terus ke bawah agar dia tidak naik ke permukaan." Aku terkekeh kecil mendengarnya. "Kamu ngomong apaan, Tik? Siapa yang ngajarin?" "Hehehe, nggak penting, tapi benar kan? Tika setuju sama quotes ini." Tika meyakinkanku.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Pewaris Langit Ketujuh

Pewaris Langit Ketujuh

Ia menggenggam jubah robek milik mentornya, tak peduli tangan dan lututnya gemetar, tak peduli para tetua dan murid-murid lain menatapnya dari kejauhan dengan wajah murung dan tak percaya. "Maafkan aku... aku terlalu lambat," ucapnya lirih, hampir tak terdengar oleh siapa pun kecuali angin malam yang lewat. Dari balik reruntuhan kuil pelatihan, tetesan darah terakhir dari Sang Mentor meresap ke tanah bersama hilangnya satu jiwa agung yang telah membentuk generasi demi generasi pendekar. Langit malam seolah ikut berkabung, dihiasi gerimis halus yang turun perlahan, membasahi api pemakaman kecil yang masih menyala.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mentor mentee quotes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status