Kala Cinta Menggoda
Dengan pasrah, ia berdiri paling belakang, tangannya memeluk segelas kopi seperti benda paling berharga di dunia.
Di depan, seorang pria tampan dengan setelan kasual namun mahal tampak gelisah. Ia mengutak-atik dompetnya dengan panik.
“Maaf, sepertinya kartu saya tertinggal,” gumam pria itu kepada kasir.
Laura, yang sudah terburu waktu, maju ke depan tanpa pikir panjang.
“Berapa?” tanyanya pada kasir.
“Totalnya dua puluh delapan ribu, Mbak.”
Bab Populer