Pesan Nyasar Dari Sahabatku
Yang penting, nyawa Mami bisa selamat.
“B-baik, Mi. Aku akan minta maaf,” ucapku pelan. Wajahku rasanya sudah keringatan, padahal ruangan ini full AC. Aku benar-benar gugup apabila dimarahi oleh Mami. Ya, setua ini, bagiku yang paling menakutkan adalah marahnya seorang ibu.
“Ingat, Dayu. Kamu bisa sukses seperti ini karena doaku. Kamu juga bisa hancur berkat sumpahku. Paham?”