Istri Yang Kau Ceraikan
"Ayah minta maaf, Ma. Ayah bilang cuma mau tahu reaksi Mama jika Ayah pingsan, apa Mama akan menolong atau sebaliknya."
Dadaku serasa tertusuk pelan, sakit. Aku membenci sikap Mas Radit.
"Kalau gitu katakan sama Ayah, dia berhasil membuat Mama marah."
Akbar merengut, belum pernah seumur usianya dia merengut di hadapanku. Ya Allah, aku tak pernah menampakkan kemarahanku di hadapan anak ini, tapi apa yang terjadi sekarang?
Dia membalikkan tubuhnya tanda sedang marah. Kuhela napas berat, disaat seperti ini aku tidak boleh menampakkan amarah di hadapan Akbar.