MENJERAT NYONYA DIJERAT NONA MUDA
“Mama gak akan pernah bisa menerima aturan yang dibuat oleh orang-orang sok suci seperti kalian!”
Aku merinding. Suara Mama serak, menuntut, penuh marah, kesedihan, dan segala bentuk rasa kecewa, putus asa, yang sebelumnya belum pernah ia tunjukkan di hadapanku atau pun Kiara.
“Lihat dirimu sekarang,” kata Mama pelan. “Kamu ketakutan, bingung, kamu gak tahu harus percaya kepada siapa.” Ia melangkah mendekat, lalu mengusap rambutku.
Hot Chapters