Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan untuk suami dan keluarganya

Pembalasan untuk suami dan keluarganya

Kenikmatan dunia dan kenyamanan yang aku berikan justru kau tukar dengan kebodohan dengan memilih kesengsaraan karena nafsu belaka. Kecuranganmu membawamu dalam kesengsaraan yang kau sendiri.
Romansa
22.2K viewsCompleted
Read
Add to library
A different soul 2

A different soul 2

"Siapa kau? Kenapa sikapmu mirip dengannya?" tanya seorang lelaki dengan raut wajah datar. "Apa aku mengenalmu? Sepertinya tidak jadi aku tak perlu menjawab pertanyaan bodohmu itu" kata seorang perempuan dengan malas dan pergi meninggalkan pria tadi begitu saja. "Kau telah membuatku mengingatnya kembali dan kau akan menerima akibatnya" kata Arka dengan datar. "Coba saja kalau bisa" kata Keyra dengan nada suara tenang.
Young Adult
108.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Marry You (Bahasa Malaysia)

Marry You (Bahasa Malaysia)

Lucyana
"Ini yang kau nak kan! Puas hati kau sekarang?" - KHAIRUL ADAM Tanpa sedar, ayat itu menusuk ke benak hati yang paling dalam buat Imna Safira. Bukan itu yang dia mahukan dan bukan itu juga yang dia pinta. "Aku undurkan diri dari hubungan ni, bukan untuk kau tindas aku bertubi-tubi!" - IMNA SAFIRA. Namun semuanya sudah terlambat. Melihat orang-orang yang disayangi sedang bergembira. Dia hanya mampu mempamerkan senyuman bahagia. Walhal dalam hati sudah diamah perasaan luka. "Kalau kau nak dia, ambillah. Dengan kau aku percaya." - AISHA HANA Tetapi, prinsip hidup Imna Safira tidak akan sesekali merampas hak seseorang. Apatah lagi, kebahagian orang itu! Mampukah Imna Safira membuat pilihan yang tepat? Memilih untuk kebahagian dirinya sendiri atau pun berkorban demi orang yang dikasihi?
105.6K viewsCompleted
Read
Add to library
CERAI

CERAI

Zahraa
Bu,tolong katakan dimana Zaira? Lalu dimana anakku? Tolong bu,pertemukan aku dengan mereka." Aku menyesal atas semua perbuatanku " Kau datang baru sekarang? Kemana kau selama Zaira membutuhkan mu??..
Lainnya
106.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Hostage Rasa Honeymoon

Hostage Rasa Honeymoon

Luca Vaughan, anak buah kepercayaan Nico Grimald yang sangat tangguh dan cerdas. Kali ini Luca ditugaskan untuk menculik seorang gadis yang sudah lama dicintai oleh Nico. "Dia baru saja lulus kuliah, aku ingin kau menculik dan membawanya ke sini, apapun resikonya, kau harus membawa dia," titah Nico penuh penekanan. "Oke, berikan alamat dan fotonya." Luca berhasil menemukan gadis itu, dia menyusup ke kamar sang gadis lalu menodongkan pistol. "Ikut denganku secara suka rela atau kau akan aku bawa paksa," ancam Luca, reaksi si gadis menunjukkan keterkejutan. "Kau mau menculikku?" "Iya." Brielle justru kegirangan lalu mengambil kopernya. "Heh kau mau apa?" tanya Luca bingung. "Aku bosan di rumah, aku sangat ingin pergi dari sini, tunggu sebentar ya, aku akan siap-siap dulu, kau tidak perlu menodong senjata begitu karena aku akan ikut denganmu secara suka relaaaaa." Luca menjatuhkan rahang tegasnya melihat reaksi Brielle yang begitu riang ingin dibawa. "Aku pikir akan rumit, wah, ini penculikan pertama yang membuat pekerjaanku mudah," gumam Luca sembari menatap Brielle.
Romansa
383 viewsOngoing
Read
Add to library
Tawanan Sang Billionaire

Tawanan Sang Billionaire

Awalnya, kedatangan Lunar ke London hanyalah ingin merayakan anniversary pernikahannya dengan Doris, suaminya. Dengan berbekal mental dan tekad, Lunar terbang dan mencari informasi keberadaan suaminya. Setibanya di kamar hotel yang dimaksud, Lunar tidak menemukan Doris. Melainkan ia mendapati kamar tersebut yang terlihat mewah penuh hiasan dan juga kelopak mawar. Ia menduga bahwa itu sebuah surprise untuknya yang diberikan oleh Doris. "Ternyata kau juga terlihat romantis, Sayang. Terima kasih." gumam Lunar berbangga diri. "Kau tidak perlu mengucapkan terima kasih, sebaiknya kau bersiaplah untuk menjadi pemuas hasratku," seorang pria asing datang dan mendekati Lunar. Wanita itu terkejut dan terheran dengan kehadiran pria itu. "K-kau siapa? Kenapa kau lancang sekali memasuki kamarku?" gertak Lunar sembari memundurkan langkahnya. "Hahaha. Rupanya kau belum tau? Ini kamarku, dan suamimu telah menjualmu kepada saya. Sebaiknya kau turuti saja keinginanku, mengerti?!" kemudian pria itu mendorong wanita di hadapannya di atas ranjang. Apa yang akan dilakukan pria itu kepada Lunar? Lalu, siapa sebenarnya pria itu?
Romansa
101.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Cinta Palsu Suami Mafiaku

Cinta Palsu Suami Mafiaku

Tubuh kami saling terjerat di dalam mobil. Suamiku terus bergerak di dalam tubuh bagian bawahku, bibirnya mencium dadaku, lalu dering ponsel tiba-tiba menyadarkanku dari lamunan kami yang memabukkan. Ariel pun menjawab tanpa ragu. Itu salah satu teman terdekatnya dari dunia medis, berbicara dalam Bahasa Garnia. “Ketua.” Suara itu berkata dengan santai, “Selingkuhanmu sudah hamil dua bulan. Kau mau gimana?” Ariel tidak berhenti. Nada suaranya tetap tenang. “Merlin nggak bisa punya anak,” jawabnya. “Aku akan biarkan Sintia mengandung bayi itu sampai lahir, lalu mengadopsinya sebagai anakku sendiri. Itu akan mengamankan posisi pewaris. Ini rahasia kita berdua.” Sesuatu di dalam diriku membeku. Dia lupa satu hal .... Aku mengambil jurusan Bahasa Garnia. Bahkan, dia mempelajari bahasa itu hanya untuk memenangkan hatiku. Tapi aku tidak berteriak. Aku tidak mengonfrontasinya. Sebaliknya, aku tersenyum, tetap diam, dan terus berperan sebagai istri yang sempurna. Kemudian, aku menyelipkan surat cerai ke dalam kontrak pembelian properti dan melihat suamiku menandatangani tanpa membacanya terlebih dahulu. Setelah itu aku diam-diam mendaftarkan identitas baru. Selama tiga hari berikutnya, ketidakhadirannya, dan pesan-pesan mengejek dari wanita itu, menghapus harapan terakhir yang kumiliki tentang cinta. Ketika identitas baruku aktif, aku pergi tanpa menoleh ke belakang. Membawa serta anak di dalam rahimku. Dan, menghilang dari dunianya selamanya ....
Short Story · Mafia
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

"Mas, lebih baik kita bercerai saja, kita jalani hidup masing-masing. Dengan begitu kita tidak perlu saling menyakiti lagi," ungkap Siti Latifa pada Harsa Ishara, melalui notifikasi pesanya. Harsa yang tadinya memang ingin mengunjungi keluarga kecilnya di rumah mertuanya itupun, mendapati notifikasi pesan dari Latifa seperti itu segera merealisasikan niatnya, tanpa berkabar terlebih dahulu. Harsa tiba di rumah orang tua Latifa. "Astagfirullah!" ucap Siti Latifa. Siti Latifa menyingkirkan dengan cepat tangan kekar yang melingkar di perut yang memeluknya dari arah belakang tubuhnya. Ia sangat terkejut, kesadaran cepat ia kuasai, sehingga tidak sampai membuat kegaduhan di pagi buta seperti ini, di rumah kedua orang tuanya. "Mas Harsa? Mengapa dia bisa ada disini? Kapan dia datang?" guman Siti Latifa sembari berusaha mengumpulkan kesadaran. Ia lekas beranjak dari posisinya yang kini sudah berubah pada posisi duduk. "Sayang, kamu mau ke mana?" tanya Harsa pelan. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, dan dalam keadaan mata yang nampak masih terpejam, namun, satu lengan Harsa berhasil menahan laju sang pujaan hati untuk tetap berada di posisinya. Harsa berharap, sang istri, Siti Latifa, yang kerap dipanggil Ifa, itu, urung meninggalkannya. Karena, sejujurnya ia masih sangat merindukannya. Dengan memejamkan mata malas, sesaat Latifa berusaha meredam rasa yang sulit diartikan saat ini, akhirnya ia memilih sambil meredam kekesalannya dan masih tetap pada posisinya, duduk di tepi tempat tidur dan urung  hendak beranjak dari tempat tidur tersebut. Ada rasa bercampur aduk dalam hati Siti Latifa saat ini, antara rindu, kesal juga benci, ketika mengingat perlakuan suaminya terdahulu kepadanya. Namun, saat ini tentu bukan waktu yang tepat untuk mendeskripsikannya. Sungguh rasanya Latifa ingin pergi saja menghindari Harsa lebih dulu pada saat ini, jika tidak ingat akan membuat kegaduhan di rumah orang tuanya.
Rumah Tangga
109.7K viewsCompleted
Read
Add to library
SEXY SECRETARY & HER BOSS (INDONESIA)

SEXY SECRETARY & HER BOSS (INDONESIA)

Di_evil
"Wooww!" Alena berseru cukup keras dengan rasa kaget juga besar. Mata terus tertuju ke cek rekening yang tengah dipegangnya. "Apa masih kurang?" Alena menggeleng cepat dengan gerakan yang mantap. Lalu, pandangan diarahkan lurus. Tepat ke sosok Davae Hernandez, atasan barunya. Pria itu menyeringai seksi. "Sudah lebih dari cukup untuk bayaran awal." Alena menjawab riang. "Kau memberikanku sepuluh juta dollar. Wooww!" Alena mendengar tawa keras Davae. Mata pria itu menampakkan rasa percaya diri dan bangga yang kuat. Alena menyukainya. Davae begitu menarik "Aku bisa memberikan lebih, asal kau bisa bekerja dengan benar. Menghasilkan kerja yang bagus." Alena kali ini menunjukkan seringai lebar. "Kalau kau masih ragu, kau bisa melihat resume hasil kerjaku sebagai bukti nyata." "Hmm, tidak perlu, Miss Alena. Aku selalu yakin jika pilihanku sudah benar." "Dalam kontrak, aku dan kau akan tidur bersama, Mr. Davae? Aku setuju. Sepertinya kau punya pengalaman bagus. Kau membuatku penasaran." "Tidak hanya kau saja yang merasa penasaran, Miss Alena. Aku pun juga. Aku rasa kita mampu menciptakan percintaan yang panas dan puas." ……… … Davae Hernandez tidak bisa menolak pesona Alena Feyord Lewis. Wanita itu cerdas dan begitu seksi. Daya tarik yang bak magnet terus menguat setiap hari karena kebersamaan mereka lalui. Tak akan bisa menyalahkan menyalanya gairah semakin besar pada Alena. Dan, bukan hanya dirinya saja yang menginginkan wanita itu, Alena pun memiliki hasrat membara sama sepertinya. Mereka memutuskan hubungan terjalin tak hanya sekadar rekan kerja. Namun, berakhir di ranjang sesuai kesepakatan.
Romansa
1016.7K viewsOngoing
Read
Add to library
SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN

SAHAM 50 PERSEN "Aku minta 50% saham dari Petra." Senyum Nadia tersungging di bibirnya, dalam hati berharap pria di hadapannya itu, mundur dan dia tidak harus memenuhi permintaan Adelia, sepupunya. "Oke, setelah bayinya lahir langsung aku alihkan 50% saham Petra atas namamu," jawab Bryan dengan tatapan lekat ke arahnya. "Mas!" Adelia menguncang lengan Bryan. Jelas tak terima dengan keputusan suaminya. "Jangan kuatir, saham milikku yang kuberikan padanya nanti," jawab Bryan seolah tak peduli dengan nilai saham miliknya. "Dan, kuharap permintaan Nadia ini, hanya kita bertiga yang tahu, Adelia." Nadia mendengar ucapan pasutri di hadapannya itu, tertawa meremehkan. "Sudahlah cari wanita lain, saja." Dipandanginya wajah sepupunya yang terlihat bingung menatap suaminya. "Pikirkan lagi, Adelia. Kenapa harus memaksakan diri memberikan keturunan pada suamimu, ini." "Besok kubawakan surat perjanjian bermateri, kita buat kesepakatan di depan pengacaraku." Bryan berkata cepat, tak ingin Nadia berhasil mempengaruhi istrinya. "Kamu enggak usah khawatir, Adelia. Kehilangan 50% saham Petra, tidak masalah bagiku." "Tapi, perusahaan ini, milik keluargaku, Mas ...." "Memang benar, Sayang. Tapi, 60% kepemilikan sahamnya milikku." "Kamu pikirkan lagi, seberapa berharganya anak kita? Lagian saham yang kuberikan ke Nadia adalah saham milikku. Itu, kulakukan karena aku menghargai pengorbanan Nadia setahun kedepan memberikan kehidupan pada calon anak kita." Adelia sampai tertunduk tak berani menatap wajah suaminya. Dalam hatinya, ia mulai membenarkan ucapan suaminya. Tapi, imbalan yang diminta Nadia tetap tak masuk akal baginya. "Masih ada waktu hingga anakku lahir, untuk saat ini, tak mengapa mengikuti keinginan Mbak Nadia." "Besok mau kujemput atau langsung ketemuan di kantor Pak Ilham?" tanya Bryan mengalihkan pandangan ke Nadia. Perempuan yang merupakan teman sekelas di SMU sekaligus cinta pertama Bryan itu, bergeming. Kilatan dari pandangan Bryan membuat Nadia terdiam. Sekarang, ia tak punya alasan untuk mundur, menjadi ibu pengganti anak Bryan dan Adelia.
Romansa
103.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
3435363738
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status