Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kafan Hitam

Kafan Hitam

sahut anggota yang lain, “satu orang jatuh ke curug, dan satunya lagi berhasil kabur.” Ki Jalu memelotot, dan dua lubang tengkorak di matanya bersinar merah. “Nurustunjung maneh!” “Punteun, Ki.” “Tapi aing yakin budak dua eta pasti datang ka dieu.” Ki Jalu tertawa, lantas berbalik. Kakek tua itu kemudian meninggalkan kumpulan anggota Kalong Hideung. Ia yakin jika hal itu akan terjadi, cepat atau lambat. Jujur saja, ia ingin bertemu dengan sosok pemuda yang bernama Rojali itu.
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Dua hari kemudian, Panglima Uray bersama 3 Pendekar Golok Putih berangkat ke Kotaraja Daha. Panglima Acon, Ila dan Uli bergerak rekrut pasukan-pasukan baru. Ki Sumu di bantu Temanggung Uhu dan Temanggung Bari bergerak, untuk bujuk beberapa kepala kadipaten, agar bergabung dengan kerajaan yang baru terbentuk ini. Dan semua orang melongo 3 hari kemudian..! Saat Japra bersuit memanggil dua rajawali raksasa, ribuan orang menatap kagum saat dua burung besar ini mendarat di halaman kadipaten ini.
9.645.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

"Empat hari yang lalu, saat aku berada di Kademangan Lindujati, aku mendengar kalau beberapa desa di sekitar sana diserang dan dirampok habis habisan oleh gerombolan perampok Tanduk Api. Kabarnya, yang memimpin perampokan itu adalah sang wakil perampok, si Kijan." "Wah, semakin gila sekarang mereka. Sudah berani menyerang hingga ke wilayah Lindujati. Apa mereka tidak takut kalau ulah mereka akan semakin mengusik pihak pusat kerajaan?" Orang orang itu terus saja saling berbicara, tidak peduli dengan sekitarnya. Sementara itu di ujung jendela, seorang lelaki misterius duduk menghadap makanannya.
9.135.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Mereka datang dipimpin oleh Haridra dan Karuna. Catto memucat. Rion berhasil melewati pasukan pembawa jaring dan mendarat tepat di depan Catto. Jenderal macan kuning itu melompat dari kuda dan berduel satu lawan satu dengan Rion. Pasukan Catto bertempur dan dipukul mundur dengan mudah oleh kemunculan hampir seribu pasukan gabungan dari tiga penjuru.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

pinta Taja sambil tersenyum. "Undang kubung untuk mengumpulkan Berri Ranum!" kata Taja memperjelas. Raojhin berbinar senang. "Benarkah, kali ini aku pemenangnya?!" dengan percaya diri, Raojhin memandang Taja dan Lorr En bergantian. "Selamat!" ujar Lorr En dan Taja bersamaan. __________ CATATAN: *Kubung: Sejenis tupai terbang, hewan endemik setempat. Ingin lihat hewan Kubung seperti apa? Cari aja di youtube.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

“Hamba patuh, Gusti.” Malam tiba dengan cepat. Di bawah langit tanpa bulan, Raka memimpin regu kecilnya Wiradipa, prajurit senior dari misi sebelumnya, serta dua prajurit muda bernama Sura dan Jaka, yang dikenal karena kecepatan dan keberanian mereka. Mereka bergerak menembus hutan menuju Sindangkasih, kuda-kuda mereka melaju pelan untuk menghindari perhatian.
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kujang raider
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status