Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

, tanya Andra melihatku. Aku menggeleng pelan. Aku tidak menyangka dia juga merasakan hal yang sama dengan yang aku rasakan. "Kamu itu sunyi Keisya. Diam dengan dunia kamu sendiri dan aku selalu suka mencari dunia yang sunyi seperti tempat ini. Di dunia yang sunyi, aku menemukan ketenangan yang jarang aku temui di duniaku. Tapi sayangnya, setelah aku merasakan kesunyian di duniamu, kesunyian itu berbeda. Aku merasakan kesepian di dalamnya dan aku justru terjebak dalam kesepian itu, yang membuat aku menyadari satu hal, kalau kadang aku juga merasakan kesepian. Aku kesepian tanpa seorang Ibu."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Kadang, kehilangan tanpa penjelasan lebih menyakitkan dari perpisahan itu sendiri. — Malamnya, Nayla menulis di buku catatannya: “Tidak semua yang pergi butuh kata-kata. Ada yang cukup meninggalkan diam, dan kita belajar menerima bahwa sunyi juga bagian dari cinta.” Ia menutup buku itu perlahan, lalu mematikan lampu. Gelap tak lagi menakutkan. Kini, gelap hanya berarti ruang bagi hatinya untuk sembuh.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Itulah kesepian seorang manusia yang tidak dimengerti, meski dunia ada di sekitarnya. Bagaimana cara menjelaskan kesunyian dari tempat seperti ini? Duka di dunia ini memang selalu berbeda-beda caranya. Dua manusia yang masing-masing tenggelam dalam kesedihannya sendiri itu terdiam tanpa kata. Tak satu pun bertanya apa yang sedang menghimpit pikiran yang lain.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
GELORA HASRAT SANG MAFIA

GELORA HASRAT SANG MAFIA

“Sunny, kau tidak harus menjalani semuanya sendirian.” “Aku tidak tahu harus bagaimana.” “Kalau begitu, jangan lakukan apa-apa malam ini.” Ryuse menatap matanya. “Menangislah kalau ingin menangis. Diamlah kalau belum sanggup berbicara. Tapi jangan menghilang sendirian seperti ini.” Sunny memejamkan mata. Air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya jatuh tanpa suara.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
Tinggal Aku Sendirian, Pudar dalam Kenangan

Tinggal Aku Sendirian, Pudar dalam Kenangan

"Nona Avida, pekerjaan sebagai penyelamat hewan liar mengharuskan perjalanan ke berbagai penjuru dunia. Jarang ada kesempatan pulang ke rumah, jadi butuh dukungan dari keluarga. Anda nggak keberatan?" Avida terdiam sejenak, lalu berkata pelan, "Saya nggak punya keluarga." Ruang rapat hening sejenak. "Kalau ... pasangan?" Avida terdiam lagi, wajah Glenn yang dingin dan angkuh terlintas di benaknya, lalu dia menggelengkan kepala. "Nggak punya juga."
851 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Udara malam yang beradu dengan detak jam dikesunyian, membuat suasana makin terasa sunyi. Sunyi dan sepi, dua kata yang begitu akrab dengan hari-harinya. Apalagi setelah pulang kerja, Aksara jarang kemana-mana dan lebih sering menghabiskan waktunya di dalam kamar apartemen yang disewanya. Kesunyian itu begitu sempurna.
1040.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

SAHKAN ATAU CERAIKAN AKU, MAS

Kalimat yang diucapkan Renji masih terngiang. Jelas. Dekat. Seolah Renji belum benar-benar pergi. Sunyi menelan ruangan setelah pintu tertutup. Tidak ada lagi langkah kaki. Tidak ada lagi suara tegang. Tidak ada lagi tatapan yang saling menekan. Hanya Nilna. Sendiri. Ia tidak langsung bergerak. Tubuhnya kaku. Tatapannya kosong, lurus ke depan, tapi tidak benar-benar melihat apa pun.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
The Sexy Stranger

The Sexy Stranger

Kepada dinding yang diam, kepada jendela yang membiarkan cahaya masuk tanpa suara. Sekarang hanya ada dirinya serta deru pelan napasnya. Tidak ada pertengkaran, dan tidak ada rahasia. Kesendirian itu tidak menuntut. Ia hanya ada, dan jujur apa adanya. Tidak seperti cinta… yang terlalu sering datang dengan luka tersembunyi di balik kata-kata yang manis. Elle kembali menarik napas, lalu menatap ke arah langit-langit.
9.833.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Tempat itu sunyi, tapi terlalu sunyi. “Kita tak punya banyak waktu untuk bicara.” Rushali memejamkan mata, lalu meletakkan jemarinya di pundak Karna. “Aku merasa… kita tidak boleh terlihat.” Kilatan tipis menyelimuti mereka sejenak—dan tubuh mereka lenyap dari pandangan. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

“Mustika! Mustika!” “Dimas!” Baskara membuka setiap pintu kamar satu per satu, memeriksa setiap sudut rumah tanpa terlewat. Kosong. Sepi. Tak ada seorang pun. Aku dan anakku benar-benar sudah pergi. Tanpa sepatah kata pun. Tanpa pamit. Baskara terduduk di sofa, suasana hatinya campur aduk.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai kata kata sunyi dalam kesendirian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status