Terlena Dekapan Hot Duda
Selvia_Rqyanzah1104duda kerenlagu dangdut terlenawattpad duda tuaduda tua
Tangannya sibuk membantu memotong wortel, meski sesekali matanya masih berkeliling kagum melihat isi dapur itu.
Semuanya serba mahal. Kulkas dua pintu sebesar lemari, oven modern, meja marmer mengkilap, bahkan pisau dapurnya terasa lebih mahal dari seluruh isi kontrakan Elara dulu.
“Jangan tegang begitu, Elara,” ujar Bi Inah sambil terkekeh kecil, “nanti malah jarinya ikut kepotong.”
Elara langsung salah tingkah. “Maaf, Bi. Saya masih belum terbiasa.”
Hot Chapters