Sentuh Aku Lagi, Sayang!
Mereka berkumpul di taman, sekadar bertemu untuk merayakan kebersamaan.
“Kak, Biru makin pinter ya,” kata Nina.
Dara tersenyum. “Iya. Suka nanya ini itu. Kadang bikin aku kewalahan.”
Rendra menambahkan, “Kemarin dia nanya, kenapa langit biru. Aku jawab, karena warna kesukaan dia.”
Semua tertawa.
Biru berlari kembali, memeluk kaki Dara. “Ibu, aku lihat kupu-kupu! Warnanya kuning! Bagua banget!”
Chapitres populaires