LOGINKisah seorang kupu-kupu malam yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Bagaimana tidak? kliennya adalah para miliuner serta orang berpengaruh di berbagai negeri. Perangainya yang cerdas tidak hanya mengandalkan kemolekan serta kecantikan paripurna sekelas bintang film papan atas, menjadi nilai plus untuknya hingga mampu membuat setiap pria memujanya. Namun, hidupnya tidak semulus yang terlihat. Trauma masa lalu membuatnya membenci para pria, yg di matanya hanya ingin mengambil keuntungan serta tidak setia. Makhluk paling keji yg dibencinya itu dimanfaatkan balik olehnya dengan manipulasi dan intrik jeratan bagai laba-laba betina. Ingin tahu perjalanannya? Seperti apakah trauma masa lalunya? Kisah berlatar belakang di negeri paman Sam Mohon bijak dalam membaca.
View More* * *
わたしは月に嫌われている。 そんなことは分かっていたのに。 リリシアは内心で嘆く。 美しい青年がリリシアをお姫様抱っこし、銀色の月に照らされた夜道を歩き続ける。 その度に揺れる月紐で一本に結ばれた、うるわしき髪。 リリシアは、ぐったりとしたまま胸に誓う。 決してこの青年に悟られてはいけない。 姉を、そして、家を救うまでは――――。 * * * 帝都の離れに一軒の小さな家がある。 その玄関前の庭で箒を握り、落ち葉を掃く小さな娘がいた。 「リリシア、髪、ボサボサじゃないの」 父と共に家に帰ってきた姉が小さな娘、リリシアを見て言う。 「あ、お姉さま、お父さま、おかえりなさい」 挨拶をすると、母が慌てて家から出てくる。 「もうお母さま、またリリシアに手伝わせて」 「今日も『お姉さまのようになる!』って言うことを聞かなくてね。張り切って手伝ってくれたのよ……」 「全く、リリシアは。ほら、こっちおいで」 「うん」 姉が優しくリリシアの髪を麻紐で結い直す。 ――この時代、怪異を祓う様々な魔術師達が存在した。 そして、リリシアが住んでいるベルフォード家は貧しいながらも父の公務と月の魔術を持つ6歳差の姉、ユエリアのおかげで名を上げている。 その為、リリシアにとってユエリアは憧れの存在だった。 「リリシアも明日で4歳か」 「儀式が楽しみだわ」 父に続けて母が言う。 明日の魔術を確かめる儀式で自分もユエリアのようになれると思っていた。 ――翌日の夜。リリシアは母のミアに教えられた通り、儀式の為の純白なドレスを自ら着る。 この衣装は神聖なもので、誰にも触れられてはいけない決まりだ。 まるで一夜のお姫様になれたようで心が弾む。 着替えが終わると、父のエバートに導かれ、中庭の大きく立派な樹木の前まで歩いていく。 ユエリアは4歳の時にこの木に触れ、美しい黄色の花を咲かせたことから月の魔術を持ち合わせていることが分かった。 自分もきっと花を咲かせて見せる。 強く決意すると、月の光が真上から美しく樹木を照らす。 リリシアは両親とユエリアが見守る中、そっと手を伸ばし、樹木に触れた。 だが、次の瞬間。ドラゴンに似た巨大なイーグルの影のような怪異が姿を現し、リリシアとユエリアの体を順にすり抜ける。 すると樹木は一瞬で枯れ果て、ユエリアがその場で崩れ落ちていく。 両親は一瞬の強風を感じただけで、怪異の姿は見えていないようだ。 怪異は夜空へ飛んで行き、やがて、闇に溶け合うように消えていった。 「お姉さま!」 リリシアは叫び、駆け寄ろうとする。 だが、その直後、母に突き飛ばされた。 「ユエリア!!」 母と父は姉の名を呼び、リリシアのことなど眼中になく、一目散にユエリアへと駆け寄る。 地面に座り込む自分を見向きもしない。 (なんで? どうして?) 頭が真っ白になる。 そんなリリシアを月が照らす。 リリシアも気分が悪くなり、その場に一人虚しく倒れた。Manik coklat itu mengedarkan pandangan ke sekeliling, setiap sudut bersih sempurna tanpa cela. Di balik keindahan desain interiornya, Eva bisa mencium sesuatu yang lain, pengawasan.Tentu saja pria seperti Steve Arnault tak akan membiarkan siapapun berkeliaran bebas di sarangnya tanpa pengawasan.‘Pasti ada CCTV tersembunyi… Mungkin juga sensor gerak,’ pikir Eva sambil melirik sudut-sudut langit-langit dan ornamen dinding yang mencurigakan.Ia tahu, bergerak gegabah akan mengacaukan rencananya sebelum dimulai. Eva perlu waktu. Waktu untuk menumbuhkan rasa percaya Steve sepenuhnya, sampai pria itu sendiri yang memberi akses padanya... hingga membuat kesalahan.Untuk sekarang, dia akan bermain aman dan tetap menjalani perannya sebagai wanita pecinta kemewahan yang hanya peduli pada fashion juga kenyamanan.Beberapa jam kemudian, Eva melangkah santai ke lobi apartemen dengan gaun musim semi berwarna pastel. Paul, sopir pribadi Steve yang kini jadi pengawalnya juga, telah menunggu di depa
Eva duduk di kursi makan yang sama seperti malam tadi, kini dalam balutan piyama satin berwarna nude yang juga disiapkan Steve. Wajahnya tampak segar meski matanya masih menyimpan sisa kantuk dan pikiran yang belum tenang.Steve duduk di seberangnya, terlihat santai sambil menyeruput kopi. Rambutnya sudah rapi, mengenakan setelan jas gelap dan dasi hitam, siap untuk menghadapi dunia luar dengan wajahnya yang paling disegani, dingin, efisien, tak tersentuh.“Aku ada meeting sepanjang hari,” ucapnya, sambil menoleh pada Eva. “Tapi aku akan kembali malam ini. Jangan ke mana-mana.”Eva mengangguk pelan. “Baik, Tuan.”Pria itu mendekat sebelum pergi. Sekilas, Eva mengira dia hanya akan mengucapkan selamat tinggal seperti biasa. Namun tanpa peringatan, Steve membungkuk dan mengecup pipi kirinya dengan ringan, hangat, dan mengejutkan.“Jaga dirimu,” ucapnya, sebelum melangkah pergi dengan tenang.Pintu tertutup. Keheningan kembali.Eva hanya bisa terdiam beberapa detik, matanya mengerjap kec
Sebuah ruangan sunyi dan luas, dipenuhi cahaya temaram dari lampu dinding berwarna kuning keemasan. Tirai beludru gelap ditutup rapat, menutupi panorama kota New York dari lantai atas apartemen mewah itu. Di tengah ranjang king size berseprai satin abu-abu gelap, Eva terbaring dengan napas teratur, tubuhnya masih telanjang di balik selimut tipis yang nyaris tidak menutupi apapun.Ia terbangun perlahan. Kelopak matanya terasa berat, dan otot-otot tubuhnya nyeri setelah pergelutan hasrat yang begitu panjang, hari yang penuh permainan, penaklukan, dan gairah yang melelahkan.Namun yang paling mengejutkan bukan rasa lelah itu. Melainkan... tempat ini.Eva menyipitkan mata, mengamati ruangan asing ini. Ini bukan ruangan khusus di kantor Steve. Ini jauh lebih personal. Lebih... intim.“Ini apartemen?” gumamnya pelan.Rasa panik seketika menjalari tubuhnya. Kabarnya selama ini, tidak ada satu pun wanita yang berhasil menembus tempat ini, tempat paling privat milik Steve Arnault. Semua intera
Hari sudah siang saat Eva bersiap untuk pulang. Ia berdiri di depan cermin di kamar Bryan, mengikat rambutnya, lalu merapikan kemeja pria yang ia pinjam. Bryan, yang bersandar di pintu, memperhatikannya dengan tatapan yang sulit diartikan.“Kau benar-benar cantik, bahkan dalam bajuku,” gumam Bryan dengan suara rendah.Eva meliriknya melalui pantulan cermin, lalu tersenyum tipis. “Dan kau benar-benar klise.”Bryan tertawa pelan, melangkah mendekat dan menyentuh pinggang Eva dengan lembut.“Aku serius. Aku rasa… aku mulai menyukaimu lebih dari yang seharusnya.” Diam-diam membaui aroma khas Eva yang memabukkan.Eva membalikkan badan, menatap Bryan sejenak. “Itu bukan ide yang bagus.”Bryan menghela napas, lalu mengangguk. “Ya, aku tahu. Tapi perasaan tidak bisa selalu dikendalikan, bukan?”Eva tidak menjawab. Ia hanya menyentuh wajah Bryan sekilas, lalu beranjak pergi.***Sementara itu…Steve duduk di dalam mobilnya, mengetuk-ngetukkan jarinya ke setir dengan gelisah. Setelah menerima pe






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.