LALI
Senja Maharanicerpen cinta bertepuk sebelah tangan mengharukancerita sedih mengharukan sepasang kekasihcerita cinta bertepuk sebelah tanganpantun rindu kekasih
Yang pandai menghibur dan juga bisa menjadi bijak seperti pujangga.
“Sejak kapan kamu jadi pujangga seperti ini, Wa?” Harun menatapnya dengan tatapan meledek.
“Sial ... “ kini gantian Dewa yang memukul bahu Harun.
“Tapi benar apa yang kamu katakan, Wa.”
“Mengikhlaskan adalah jalan terbaik dari mencintai.” Harun mengikuti arah pandang Dewa, menatap langit yang gelap.
Hot Chapters