Unexpected Night
Kedua mata Liam terpejam dan merasakan asin yang ia sadari itu adalah air mata Arlene yang tumpah.
“Arlene, balas aku, berikan aku ciumanmu, berikan aku semua rasa sakitmu, berikan aku tangisan yang selama ini kau pendam sendiri,” bisik Liam dalam ciumannya.
Kata-katanya seperti sedang membuat sesuatu mendesak masuk ke dalam dadanya hingga menimbulkan rasa sakit. Bibirnya masih bungkam. “Liam,” bisik Arlene.