PAMER SUAMI
ujar Aminah, memperkenalkan diri sambil menangkupkan kedua tangan.
"Maaf jika kedatangan kami ke sini bikin gaduh, mengingat jejak kehidupan Inayah yang pernah berbuat salah. Tapi saya saksinya, dia sudah berubah dan tidak ada niatan ingin merusak rumah tangga mantan suaminya lagi. Dia ke sini datang untuk meminta maaf saja, sekalian meminta restu karena akan menikah dalam waktu dekat bersama dengan lelaki yang insya Allah tepat," papar sahabatku.
"Beneran begitu, In?" tanya Carisa. Dia berjalan dan duduk di sebelahku. Aku mengangguk dan memeluk perempuan yang dulu pernah kuhina itu.