Ada sesuatu yang timeless tentang kutipan 'hidup itu seperti sekotak cokelat'—seperti aroma buku tua yang langsung membangkitkan nostalgia. Tom Hanks, dalam perannya sebagai Forrest Gump, mengucapkan kalimat legendaris itu dengan polosnya yang khas. Aku ingat pertama kali menonton adegan itu di bioskop mini kampus; suasana hening tiba-tiba pecah oleh decak kagum penonton. Film 'Forrest Gump' sendiri adalah kotak cokelat: setiap adegan adalah 'rasa' berbeda, dari manisnya persahabatan sampai pahitnya perang. Kutipan itu bukan sekadar metafora, tapi filosofi sederhana yang menusuk. Aku bahkan pernah membuat fanart Forrest berlari sambil memegang cokelat, dan itu menjadi salah satu karya favoritku di DeviantArt dulu.
Uniknya, meski film itu rilis tahun 1994, pesannya tetap relevan. Aku sering menemukan meme modern yang memparodikan quote itu, tapi justru membuktikan betapa mendalamnya pengaruhnya. Bahkan temanku yang bukan penggemar film klasik pun tahu persis sumber kutipan ini. Mungkin karena Hanks membawakannya dengan begitu ikhlas, seperti anak kecil yang bercerita tentang dunia.