Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Candu Tuan Benji

Sentuhan Candu Tuan Benji

gumam Lily tidak habis pikir. "Kalau lucu seharusnya dicium!" sahut pria sipit itu masih konsisten dengan usahanya untuk minta sebuah ciuman. "Selucu ini sih seharusnya digigit saja," balas Lily setelahnya benar-benar menggigit lengan suaminya gemas. Benji sontak meringis sakit. "Nakal sekali ya bibir jurnalis cantik iniii ...."
1091.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as lil bit
Read
+Library
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

Gibran kini berpaling dan menarik pelan tangan lentik itu. Gibran…tanpa bisa di cegah lagi langsung melumat bibir Neng Lilis, wanita denok ini kaget juga di serang tiba-tiba. Tapi dia senang, harapannya terkabul, si remaja ini terpancing. “Dasar abege, main sosor ajah,” pikir Neng Lilis kesenangan dan meladeni ‘pertandingan’ belit lidah. Gibran masih terbayang perabotan berumput tebal milik Neng Lilis yang tadi sempat dia lihat. Kini Gibran tak ragu lagi mulai menelusuri tubuh menggiurkan ini dengan lidahnya.
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 714 Times as lil bit
Read
+Library
LALI

LALI

Suara khas ular besi terdengar nyaring seperti alunan lagu nina bobok yang mengantarkan dalam kedamaian. Di pejamkan matanya sembari menikmati hati yang kini mulai berdamai. Bayangan Asih ketika tesedu tak lagi menggebu. Ingatan emak dan adiknya juga hilang. Suara penjual asongan yang hilir mudik menawarkan dagangannya tak lagi mengganggu.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as lil bit
Read
+Library
Lilac Calilac Tale

Lilac Calilac Tale

HAPPPP “Hemmmmppp-“ Hitungan kata, gadis bernama Lilac itu malah jadi kesulitan untuk mengeluarkan satu katapun, gadis itu hanya bisa terus bergumam tak jelas. Ada orang yang baru saja menangkup mulutnya tiba – tiba. “Sudah kehabisan obat ya rupanya?” Tutur seorang remaja laki - laki yang sudah berdiri di belakang Lilac dengan tangan yang membekap mulut sahabatnya itu. “Hempppp—“ Lilac, gadis itu membola matanya, ini kenapa si Tuyul Yuta sudah seenak jidat datang tiba – tiba seperti ini. Pakai acara membekapnya lagi, awas saja jika ia belum cuci tangan! Lilac terus meronta, ia belum selesai keterkejutannya melihat anak bernama Calil itu, sekarang si Yuta pakai acara muncul di keremangan mala
105.0K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as lil bit
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

"Dia cenyum cama kita, Dad!" "Butan, idungna miyip Lili tahu! Tapi bibiyna miyip Mommy!" bantah Lilian tak mau kalah, wajah mungilnya memerah karena terlalu bersemangat. "Doktey, doktey, adik bayina bisa dadah-dadah gak? Lili mau dadah bayik!"
103.3K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as lil bit
Read
+Library
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

"Makasih udah mau jadi pacar gue Lili." "Ralat, pilih opsi dua," ketus Lili. Wajahnya semakin excited. "Makasih udah mau jadi Ibu dari anak-anak kita, Lilii." Lili hanya bisa menatap. Wajahnya tak karuan. Antara kasihan dan ingin memukulnya sama-sama sebanding. "Tidur, Thur." "Makasih udah perhatian." "Lebih baik kasih sianida aja, Li. Orangnya emang suka ngelantur, nggak jelas." Bima menyimak perkataan Athur dan Lili sejak tadi seraya membuka kulkas.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as lil bit
Read
+Library
LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

LOVE BITE : SLEEPING VAMPIRE (INDONESIA)

Mereka malah semakin bersemangat dan bekerja sama untuk membumihanguskan musuh mengerikan itu sampai titik darah penghabisan. Sementara itu, di ruang bawah tanah .... Bum ... Bum .... Kretek ... Kretek .... "Kau dengar suara itu?" bisik Lieke sembari merapatkan tubuh ke sisi Ela. Ela mengangguk. "Aku ... takut."
1012.1K viewsOngoingAdded to Library 364 Times as lil bit
Read
+Library
Lusia

Lusia

Ucapnya memperkenalkan diri. Lusia hampir tersedak roti, ia segera menghentikan kunyahannya dan menyalami Brent, “Lusia. Panggil saja Lucy atau apapun....” Lusia berbicara terbata bata karena mulutnya masih penuh dengan roti, bahkan saus menempel di bibir Lusia.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as lil bit
Read
+Library
Little girl

Little girl

Lili cewek si pecinta pedas itu melototkan matanya tak terima. "Bibir Glo panas banget." "Gapapa Glo nanti juga nggak kok."
2.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as lil bit
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Mereka berdesak-desakan di atas kapal yang ‘tak cukup besar. Masyita mendekati anaknya, memandang lekat kaki Umar yang terbakar. Ia menurunkan Imron dari gendongannya. Air matanya mengalir, sesekali kedua tangannya bergantian mengusap pipi. Sedangkan bungsunya--Imron--sedang asyik menikmati manisnya jelabi di tangan kanannya. Bayi laki-laki berumur satu tahun itu tampak bahagia, bahkan tak mengerti apa yang sedang terjadi sebenarnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as lil bit
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status