Hasratku Menjadi Candunya
Nada bicaranya berubah cepat,
“Aku cuma mau tanya satu hal. Kudengar Nan Yuheng mau pulang ke dalam negeri. Kau yang sekarang mati-matian melindungi adik kecilnya itu, karena takut pada si kakak yang terkenal ‘gila melindungi adik’? Atau karena… kau benar-benar mulai suka padanya?”
Belum sempat kalimat terakhir benar-benar selesai, klik—telepon sudah terputus.
Orang di seberang sana, Ji Yunye, bengong sejenak.
Lalu ia menggerutu, mengetik cepat:
【Jiang Jingyu, jawab satu kata saja bisa mati, ya?】
Di ruang kerja, ponsel Jiang Jingyu berbunyi ding pelan.
Ia sekilas melihat pesan yang baru masuk.
Chapitres populaires