Istri Super Jorok
bentakku.
"Saya nanya aja kok, nggak ganggu. Mau ke mana?" sahut pria itu lagi, temannya asyik menyanyikan lagu laki-laki durjana. Isi lagu menggambarkan diri mereka sendiri.
"Ke neraka, mau ikut?" Kupelototkan mata padanya, entah dari mana keberanian itu datang, apa karena aku semakin sering mendapatkan tekanan dari orang-orang di sekelilingku sehingga nyali tumbuh secara alami?