Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira
Aku masih punya senjata, untuk membuat Mas Hilman bungkam karena dia tak pulang semalaman.
Jarak rumahku dengan Mbak Dita hanya berjarak tiga rumah. Mbak Dita masih ngedumel takut dengan Ibu. Takut jika Mas Hilman akan menyalahkannya, karena dia yang mengajakku keluar.
"Mbak Rin, gimana!" ucapnya lagi, saat membuka pintu rumahnya. Saat siang begini, Mbak Dita memang hanya di rumah sendirian. Suaminya kerja, Adik iparnya juga kerja. Sedang Bapak dan Ibu mertuanya menjaga toko sembako di pasar. Jelas saja Mbak Dita merasa bosan. Tapi itu lebih baik menurutku, dari pada aku ... ada Ibu dan Silvi di rumah, namun mereka mendiamkanku. Sama saja, tapi beda keadaan.
Chapitres populaires