Penulis Skenario Penggoda
Saat terbangun, aku menatap langit-langit kamar yang gelap, mencoba membelai tubuhku sendiri dengan jari.
Meski setiap sentuhan memberikan kenikmatan, aku tetap merasa ada sesuatu yang kurang.
Namun, aku tak punya waktu untuk merenungkan kekosongan itu. Setelah bergabung dengan tim produksi, aku mulai sangat sibuk.
Karena naskah aslinya terlalu vulgar, aku harus merevisi skenario sambil terus menjalani syuting.
Sebagai penulis asli, akulah yang memikul tanggung jawab berat itu.