Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Kok anak-anak manggil kamu ‘Kak Can’?” tanya Ben, memandangi wajah memikat itu. “Memang nama kamu siapa, sih?” “Modus!” “Oke, kalau gitu biar aku tebak. Candra, Canda, Candi, Can ... tik?” Dari responsnya yang sempat membeku, Ben kembali berceletuk. “Wow, bener ya, kamu Cantik?” Bola mata gadis itu bergulir, melirik galak pada Ben. “Bukan!” Pertemuan pertama mereka yang absurd membuat keduanya terus menerus dipertemukan tanpa sengaja. Cantika adalah tetangga yang tinggal beberapa blok dari rumah Ben. Menurut Ben, semua yang ada di tubuh gadis itu tampak memesona. Tatapan matanya, bibirnya, bentuk tubuhnya, gerak-geriknya, suaranya, bahkan semuanya, terlalu seksi untuk diabaikan. Ditambah lagi penampilannya yang modis benar-benar memanjakan mata. Tetapi katanya, rumah besar yang ada di kawasan elit itu bukan rumah Cantika. Ketiga bocah yang selalu memanggilnya ‘Kak Can’ juga bukan adik kandungnya. Lantas, siapa sebenarnya Cantika? Kenapa Ben sering melihatnya berkeliaran keluar masuk rumah itu? Masa iya, gadis cantik yang membuatnya terpesona itu ... pengasuh anak?
Romansa
108.5K viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan rumahnya. Terkadang, ia memberikan makanan atau minuman ringan untuk mereka semua. Alice tersenyum, saat melihat bocah kecil itu tertawa riang melihat aneka jajanan yang diberikan olehnya. Sesekali ia menghapus buliran bening, yang membasahi pipinya. Ia kembali teringat akan ucapan sang ibu mertua, yang membuatnya menitikkan air mata. Sang ibu mertua menyindirnya, saat ia dan suami berkunjung kesana. Sindiran tajam yang terdengar biasa bagi yang lain, tapi tidak bagi Alice. Anak, adalah sosok yang selalu menjadi buah pertengkaran antara dirinya dengan sang ibu mertua. Acapkali sang ibu mertua menolak bertemu dengannya, jika ia datang dengan tidak menggendong seorang buah hati. Berulang kali Alice menghapus air matanya, namun malah semakin deras mengalir membasahi pipinya. Suara riuh gelak tawa anak-anak tetangganya, selalu menjadi hiburan tersendiri untuknya.
Rumah Tangga
3.0K viewsOngoing
Read
Add to library
Lentera Kosmis: Traversing the Celestial Odyssey

Lentera Kosmis: Traversing the Celestial Odyssey

Guyumay
Dalam cahaya temaram bintang-bintang yang menjauh, sebuah kapal ruang angkasa muncul dari kegelapan kosmos. Di atas kapal itu terukir lambang sebuah peradaban yang telah lama hilang dari catatan sejarah galaksi. Dengan mesin yang gemuruh, kapal itu melaju melewati awan-awan debu kosmik menuju tujuannya yang tak terduga. Di dalam kapal, sekelompok penjelajah yang penuh semangat duduk di sekitar meja kontrol, mata mereka berbinar-binar dengan keingintahuan. Mereka adalah perwakilan dari berbagai planet dan spesies, yang bersatu dalam hasrat bersama untuk menjelajahi luar angkasa dan mengungkap rahasia terdalam galaksi. Namun, mereka tidak sendirian di alam semesta yang tak berujung ini. Ancaman misterius mengintai di sudut-sudut gelap ruang angkasa, menghadang setiap langkah yang mereka ambil. Dengan setiap planet yang mereka singgahi, misteri tentang asal usul galaksi dan nasib peradaban mereka semakin terkuak, meninggalkan pembaca dengan pertanyaan yang memikat: apakah yang sebenarnya tersembunyi di balik cakrawala yang luas ini, dan apa konsekuensinya bagi para penjelajah yang berani ini?
Young Adult
963 viewsOngoing
Read
Add to library
Pocong Andong Penjemput Jiwa

Pocong Andong Penjemput Jiwa

Desi Diah PangestiMisteriIblisSantetKutukan
Berminggu-minggu beberapa desa tampak seperti desa mati setelah malam tiba. Hal itu disebabkan karena banyaknya orang meninggal yang ditemukan pada pagi harinya dalam keadaan telungkup. Menurut kabar yang berbedar, mereka meninggal setelah bertemu pocong berwajah hancur dengan kedua bola mata merah besarnya. Kedatangan pocong tersebut juga selalu disertai dengan bunyi gemerincing andong, padahal di desa mereka sama sekali tidak ada yang mempunyainya. Jelas saja itu adalah andong gaib yang tengah ditunggangi oleh pocong penjemput nyawa. Hingga suatu malam, tepatnya pukul 20.10. Arkan yang baru saja pulang mengerjakan tugas di rumah temannya itu dibuat terkejut dan ketakutan bukan main karena kedua retinanya baru saja melihat pocong yang terlihat begitu jelas di dalam rumah kosong yang berada di tak jauh dari rumahnya. Lalu, bagaimana dengan nasib Arkan? Apakah ia akan menjadi korban selanjutnya yang akan dijemput menggunakan andong seperti korban-korban sebelumnya? Cerita seperti ini ada banyak sudut pandang, karena memang sebuah pocong andong yang sempat menggeparkan itu memang benar-benar pernah terjadi pada saat lumpur lapindo meluap hingga membuat beberap desa tenggelam.
Horor
91.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Zombieing

Zombieing

nadiinath
~ZOMBIEING~ "Bian tuh zombie" ucap Naira bersungut-sungut. Pikirannya melambung membayangkan pertemuan tak mengenakkan dengan iblis itu. "Hah? Maksud lo?" "Uda mati terus bangkit lagi" "Mati suri gitu?" Naira memutar bola matanya malas, kemudian menghembuskan nafas keras. Berbicara dengan Silla memang membutuhkan tenaga ekstra. Sabar-sabar. "Dia uda mati, ilang di telan bumi. Eh tiba-tiba hidup, muncul, dan ngeracau di dunia gue. Sama kayak zombie ngga sih" "Oooh. Emang dia bawa virus? Kok lo namain zombie" "Iyalah. Virus merah jambu. Kan berabe kalo gue terjerat pesonanya lagi" "Ciee, bilang aja belum move on" Silla tertawa geli sambil menyolek gemas dagu sahabat baiknya. Ia langsung menghempaskan tangan Silla dengan kasar. Bukannya Naira belum move on, tapi ia tidak yakin hatinya akan kuat jika terus-terusan bertemu dengan dia. Kalian ingatkan pepatah yang mengatakan bahwa cinta pertama tidak akan pernah pudar? Nah kegalauan itu yang sekarang menyelimuti otaknya. Pepatah dari mana itu? Sepertinya hanya tertera di kamus hidup Naira. Hiks. IG: nadiinath
Romansa
1.9K viewsOngoing
Read
Add to library
Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Mereka Menyesal Setelah Aku Menikah

Donny akhirnya menyetujui permintaanku untuk menikah. Dia secara khusus memintaku untuk berpakaian rapi dan mengatakan jika dia sudah menyiapkan kejutan untukku. Namun, saat aku datang dengan pakaian terbaikku, ternyata tidak ada pengantin pria di acara pernikahan. Donny berbalik dan tersenyum kepada adik tiriku di sampingnya. "Kamu bilang pernikahan itu rumit dan membosankan. Hari ini, aku tunjukkan pernikahan yang seru padamu, bagaimana menurutmu?" Pembawa acara pernikahan pun mengumumkan dengan suara lantang, "Pernikahan ditunda." Sahabat masa kecilku bahkan menarik bola air yang sudah disiapkan sebelumnya dan menjatuhkannya di atas kepalaku, hingga membuat seluruh tubuhku basah kuyup. Donny tersenyum nakal sambil mengangkat alisnya kepadaku. "Kirana, ini cuma lelucon saja. Kamu benar-benar mengira aku akan menikahimu?" Pernikahan ini hanyalah sandiwara yang mereka buat untuk menyenangkan adik tiriku yang menderita depresi. Melihatku diam, Donny kembali tertawa dan berkata, "Kalau kamu memang begitu ingin menikah, pilih saja salah satu tamu yang ada di sini dan menikahlah dengannya." Namun, ketika aku benar-benar berjalan bersama pengantin pria ke pelaminan …. Mereka malah jadi panik.
Short Story · Romansa
5.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Setelah kepalanya tertembak, Elina bukannya mati justru malah terbangun di dunia yang asing dan tubuh yang asing. Dengan bola mata berwarna coklat terang kemerahan sangat kontras dengan rambutnya yang berwarna merah. Nama wanita, ah- atau kita sebut saja dia gadis? Kenapa? Karena, meskipun statusnya seorang istri tapi suaminya belum pernah sekalipun menyempurnakan pernikahan mereka. Dia adalah Elena Van Padrisa. Meski begitu, status istri yang di sandangnya tak main-main. Karena sang pemilik tubuh merupakan istri dari seorang miliarder bernama Liandra Van Padrisa. Jadi, dia harus senang atau sedih? Dengan status istri sang miliarder yang tak di anggap keberadaannya itu? .... "Hehe baguslah jika dia tak menganggap keberadaanku, yang aku butuhkan hanya kekayaannya!" "Aku bisa foya-foya dan menikmati kehidupan kedua yang di berikan padaku." .... "Mau kemana, hmm? Apa kamu menghindariku?" "Terima hukumanmu, sayang!" .... "Aaaa dasar bajingan penipu! Apanya yang gak di anggap dia justru pria gila yang tak bisa lepas dariku!" "Menjauh dariku bajingan mesum!" ..... Entahlah bagaimana kelanjutan dari kehidupan kedua Elina as Elena di dunia barunya? Semakin banyak chapter, semakin seru dan penuh ketegangan serta plot twist!
Romansa
44 viewsOngoing
Read
Add to library
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

Follow IG Author : @zhu.phi ----- Rumah Kosong yang sangat besar yang terletak di ujung jalan Dusun Sentani menyimpan misteri yang besar. Tanaman semak belukar dan pohon Beringin tua menambah keangkeran rumah yang sudah lama ditinggalkan penghuninya ini. Warga dusun tidak ada yang berani mendekati rumah kosong ini karena jalanan di depan rumah kosong ini selalu gelap di malam hari. Ujung Dusun Sentani adalah hutan yang luas, jadi akses masuk dusun hanya melalui jalanan di depan dekat pusat dusun. Warga sering mendengar suara-suara aneh dari Rumah Kosong ini namun seiring waktu tidak terdengar lagi hingga salah satu warganya meninggal misterius di rumah kosong ini membuat semua keangkeran itu kembali menghantui Dusun Sentani secara keseluruhan membuat Dusun Sentani menjadi Dusun yang Angker Clara, mahasiswi cantik yang baru pulang ke dusun kelahirannya bersama kekasihnya berusaha menguak misteri yang menyelimuti dusun ini, yang ternyata berhubungan dengan masa lalunya ini. Berhasilkah mahasiswi cantik ini menguak tabir misteri Dusun Sentani beserta Rumah Kosongnya ini, atau malahan dia terjebak oleh kutukan yang menyertai Rumah Kosong beserta Dusun Angker, tempatnya berada sekarang?
Horor
1011.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Senja Terakhir di Wu Chan

Senja Terakhir di Wu Chan

Wee Dee
Empat peneliti muda terlibat dalam satu penelitian paling rahasia di kota Wu Chan. Sebagai mahasiswa terbaik dari bidangnya masing-masing, James, Chou, Chen, dan Angel mendedikasikan masa depan mereka demi penelitian yang diharapkan bisa merubah wajah dunia menjadi lebih baik. Penelitian yang awalnya bertujuan untuk mencari virus penangkal Virus MERS yang diketahui telah bermutasi, ternyata menjadi ajang percobaan menciptakan senjata biologis paling mematikan di dunia pada abad ini. Pertemuan Angel dengan sang kakak setelah terpisah selama lebih dua puluh tahun membuka semua rahasia penelitian mereka. Tidak hanya bahagia, tetapi mereka juga harus menghadapi penguasa yang marah karena proyek mereka dibongkar oleh kakak Angel. Mereka membutuhkan penjelasan, karena mau tidak mau mereka merasa bertanggungjawab atas apa yang terjadi di Wu Chan. Setelah korban-korban berjatuhan dan semakin luas penyebaran virus yang belum diketahui penyebabnya itu. Chou merasa bertanggung jawab penuh, oleh karenanya dia berniat meminta penjelasan ke beberapa orang yang terlibat. Namun, semuanya akhirnya tewas tanpa sempat menjelaskan secara detail apa yang terjadi. Semua berpacu dengan waktu, untuk menghentikan sepak terjang orang-orang berkuasa yang serakah atau dunia akan terkubur dalam kubangan virus mematikan.
Thriller
102.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

Claire, seorang mahasiswi seni rupa, melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya. Awalnya, ia hanya ingin merasakan satu malam kebebasan setelah dipaksa menikah dengan pria tua demi melunasi hutang adiknya — semua karena desakan orang tuanya. Pria yang tidur dengannya di malam itu ternyata Devon Atmawidjaya, seorang pematung yang jadi dosen tamu selama dua semester di fakultas seni rupa tempat Claire berkuliah. Mati-matian, Claire menampik pesona Devon, tetapi semuanya sia-sia. Dia jatuh juga ke pelukan dosennya sendiri, padahal Claire sudah bertunangan dengan pria pilihan orangtuanya! Mereka lantas terperosok ke dalam hubungan rahasia yang berbahaya. Ketika Claire sudah mempercayai Devon sepenuh hati, sebuah rahasia di masa lalu pria itu terkuak. Rahasia yang mampu menghancurkan hubungan mereka. “Seumur hidup, aku belum pernah tidur dengan sembarang wanita." Pria itu mengedipkan satu matanya. “Dan ini,” pria itu lalu mengeluarkan lembaran uang dari dompetnya, menaruhnya di atas selimut yang membungkus tubuh Claire. “Hanya segitu uang cash yang kupunya. Kalau ternyata kurang, tulis saja nomor rekeningmu, nanti aku transfer. Thanks for last night. Servismu memuaskan,” Kedua bola mata Claire langsung melebar. “Hei! Aku bukan pelacur!”
Romansa
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
789101112
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status